Ilustrasi memakai sunscreen (Pixabay)
INDOZONE.ID - Siapa sih yang nggak tergoda dengan angka SPF tinggi di kemasan sunscreen, seperti SPF 70, 90, bahkan 100? Rasanya seperti sudah punya tameng super dari sinar matahari. Tapi faktanya, setinggi apa pun SPF-nya, semuanya akan percuma kalau kamu malas re-apply. Sunscreen bukan perlindungan sekali pakai untuk seharian penuh.
Melindungi Kulit Bukan Soal Angka, Tapi Soal Kebiasaan
Melindungi kulit bukan cuma soal angka SPF yang tertera, tapi soal bagaimana kamu menggunakannya dengan benar. Entah kamu seharian di luar ruangan, kerja dekat jendela, atau cuma rebahan sambil scroll medsos, kulit tetap terpapar sinar UV dan blue light. Itu sebabnya, sunscreen tetap harus dipakai ulang.
Menurut Dr. Sagar Gujjar, MD, seorang Dermatolog dan Pendiri Skinwood Luxury Aesthetics Centre, “Semua jenis sunscreen, termasuk yang spektrum luas, anti-IR, atau pelindung blue light, akan mulai kehilangan efektivitasnya setelah 2 hingga 3 jam. Karena itu, pengaplikasian ulang secara konsisten, terutama antara pukul 10 pagi hingga 4 sore saat sinar UV sedang tinggi-tingginya, sangat penting.”
SPF Tinggi Bukan Jaminan Aman Seharian
Banyak orang percaya bahwa makin tinggi angka SPF, makin kuat perlindungannya. Padahal, realitanya tak sesederhana itu:
SPF 30 menghalangi sekitar 97% sinar UVB
SPF 50 menghalangi sekitar 98%
SPF 100 hanya memberi tambahan perlindungan yang sangat sedikit
Tanpa re-apply secara rutin, bahkan sunscreen dengan SPF 100 pun akan kehilangan fungsinya seiring waktu. Inilah kesalahan umum yang bikin banyak orang merasa "aman", padahal perlindungan kulitnya sudah hilang di tengah hari.
Baca juga: 5 Sunscreen Lokal Tahan Air Terbaik untuk Aktivitas Outdoor
SPF Rendah Bisa Jadi Pilihan Lebih Baik untuk Kulit Berminyak
Menariknya, Dr. Sagar Gujjar menjelaskan bahwa SPF 30 justru sering kali lebih ideal untuk kulit berminyak atau rentan berjerawat, terutama di iklim lembap seperti Indonesia. “Sunscreen dengan SPF lebih rendah biasanya punya tekstur lebih ringan dan tidak terlalu oily, sehingga lebih nyaman dipakai dan tidak menyumbat pori-pori,” jelasnya.
Jadi, sunscreen terbaik bukanlah yang punya SPF tertinggi, tapi yang cocok dengan kulitmu dan nyaman untuk dipakai berulang kali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lifestyleasia.com