INDOZONE.ID - Banyak orang merasa bingung saat melihat ada tikus di dalam rumah mereka. Rasa heran ini makin besar ketika kondisi di dalam rumah sebenarnya sudah disapu, dipel, dan ditata dengan sangat rapi.
Kebanyakan dari kita berpikir bahwa rumah yang bersih akan otomatis bebas dari gangguan tikus, padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu.
Ternyata, tikus masuk ke dalam rumah bukan cuma karena masalah kotor atau bersihnya suatu ruangan.
Berdasarkan panduan kesehatan lingkungan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hewan pengerat ini nekat menerobos masuk ke dalam rumah manusia karena didorong oleh tiga kebutuhan dasar untuk bertahan hidup, yaitu mencari makanan, mendapatkan air bersih untuk minum, dan menemukan tempat yang aman untuk bersarang.
Baca juga: Misteri di Balik Tanda Tangan, Alasan Artis Hindari Tinta Biru
CDC juga mengingatkan bahwa tikus bisa datang kapan saja sepanjang tahun. Ketika habitat asli mereka terganggu akibat cuaca buruk atau adanya proyek pembangunan di luar, koloni tikus akan langsung berpindah tempat mencari perlindungan baru, dan rumah warga sering kali menjadi pilihan utama mereka.
Agar kita bisa melakukan pencegahan dengan tepat, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai 8 penyebab utama tikus masuk rumah yang perlu kita waspadai berdasarkan panduan sanitasi.
Penyebab pertama yang sering disepelekan adalah kemampuan tikus dalam merasakan perubahan suhu udara. Hewan pengerat ini memiliki kepekaan yang sangat tinggi terhadap hawa hangat.
Mereka bisa dengan mudah mendeteksi jika ada aliran udara hangat yang keluar dari celah-celah kecil rumah kita.
Baca juga: Usai Videonya Acungkan Jari Tengah Viral, Anggota Satpol PP Bireuen Akhirnya Minta Maaf
Saat mencari tempat tinggal, tikus tidak hanya mengandalkan hidungnya untuk mencium bau makanan, tetapi juga memakai kumisnya yang berfungsi seperti antena sensorik.
Begitu kumisnya merasakan ada hembusan hawa hangat yang keluar dari celah bawah pintu atau lubang pembuangan, tikus akan langsung mengikuti arah angin tersebut.
Bagi tikus, hawa hangat adalah tanda bahwa di dalam sana ada tempat bernaung yang nyaman. Itulah mengapa rumah yang pintunya selalu ditutup rapat pun tetap bisa kemasukan tikus jika masih ada kebocoran udara dari celah bangunan.
Banyak dari kita yang sering membiarkan lubang-lubang kecil di sekitar pipa wastafel, kabel AC, kusen jendela, atau bagian bawah pintu utama. Kita sering berpikir lubang sekecil itu tidak mungkin bisa dilewati oleh tikus yang badannya besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cdc.gov