Ilustrasi kulit kusam (freepik.com)
INDOZONE.ID - Hidup di kota besar memang menawarkan banyak kemudahan, tetapi ada risiko yang harus diterima: kulit lebih cepat kusam dan menua. Polusi dan sinar matahari “bekerja sama” membentuk radikal bebas yang merusak DNA kulit, memicu peradangan, dan membuat wajah tampak kusam. Lebih buruk lagi, data WHO menyebut 99% orang di dunia menghirup udara dengan kualitas yang tidak aman. Artinya, hampir semua orang terpapar risiko ini.
Polusi bukan hanya mengancam paru-paru atau jantung, tetapi juga menyerang kulit dari luar. Hasilnya bisa berupa garis halus, jerawat, kulit kering, hingga bintik hitam.
Baca juga: Mau Kulit Tetap Kinclong Walau Hidup di Kota Penuh Polusi dan Stres? Bisa Banget Begini Caranya
Ada beberapa polutan berbahaya bagi kulit tetapi tidak terlihat mata, misalnya:
Semua jenis polutan tersebut merupakan partikel mikro yang dianggap paling berbahaya karena ukurannya sangat kecil dan mampu menembus lapisan kulit.
Baca juga: Daftar Skincare Wajib Ketika Memasuki Usia 30, Agar Kulit Tetap Kencang Nggak Cepat Menua
Merawat kulit di tengah polusi dan teriknya matahari bukan sekadar soal kecantikan, melainkan juga bagian dari menjaga kesehatan jangka panjang. Polusi dan sinar matahari adalah musuh terbesar bagi kesehatan kulit. Meski keduanya tidak bisa dihindari sepenuhnya, perlindungan yang konsisten dengan sunscreen, double cleansing, eksfoliasi, serta serum antioksidan mampu menjaga kulit tetap sehat, cerah, dan membuat skin barrier lebih kuat menghadapi kerasnya lingkungan perkotaan.
Kebiasaan perawatan yang konsisten akan menjadi investasi terbaik agar kulit tetap sehat, kuat, dan bercahaya di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Clarins.co.uk