Ilustrasi Menunda Penuaan. (Photo/Ilustrasi/Freepik)
INDOZONE.ID - Dalam dunia skincare, nama retinaldehyde atau lebih dikenal sebagai retinal mulai sering dibicarakan.
Bahan aktif ini masuk kedalam keluarga retinoid— turunan vitamin A yang sudah lama dipuji karena manfaat anti-aging.
Dengan maraknya produk-produk skincare bermunculan saat ini, retinal sangat mudah didapatkan, baik dalam bentuk serum maupun krim.
Baca juga: Viral Detik-detik Gempa Guncang Filipina saat Event Miss Asia Pacific International 2025
Retinal hanya membutuhkan satu langkah konversi untuk menjadi retinoic acid, yaitu bentuk aktif vitamin A yang aktif bekerja pada sel kulit.
Oleh sebab itu, kinerjanya jauh lebih efisien—bahkan bisa bekerja hingga 11 kali lebih cepat dibandingkan retinol.
Tidak berhenti di situ, retinal juga punya sifat antibakteri alami yang menjadikannya sekutu tambahan untuk kulit berjerawat.
Selain itu, retinal sebaiknya digunakan di malam hari karena retinal bersifat fotosensitif, sehingga lebih aman dan efektif saat kulit sedang beristirahat.
Baca juga: Kulit Glowing Bilqis Anak Ayu Ting Ting Jadi Sorotan, Ini Rahasianya
Sedangkan retinol harus melalui dua kali proses konversi sebelum berubah menjadi retinoic acid, yaitu bentuk vitamin A yang aktif bekerja pada sel kulit.
Proses yang lebih panjang ini membuat hasilnya cenderung lebih lambat terlihat.
Dibandingkan dengan retinol, retinal bekerja lebih maksimal dan lebih lembut di kulit.
Inilah alasan mengapa banyak ahli menganggap retinal lebih efektif, sekaligus lebih ramah untuk kulit sensitif.
Bagi kamu yang ingin hasil nyata dari vitamin A tetapi khawatir kulit jadi kering atau merah, retinal bisa jadi pilihan tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywellhealth.com