Co-Founder Salsalivefit Gym Salsa. (Indozone/Dewi)
INDOZONE.ID - Bagi banyak perempuan, olahraga sering kali diidentikkan dengan tujuan untuk menurunkan berat badan atau menjaga bentuk tubuh tetap ideal. Padahal, ada hal yang jauh lebih penting dari sekadar tampil langsing, yaitu membentuk otot.
Menurut Founder Salsalivefit Gym Salsa Avinandita, membangun otot sangat penting untuk perempuan karena untuk menopang setiap fase kehidupan perempuan.
“Perempuan itu punya banyak fase dalam hidupnya, mulai dari remaja, menstruasi, hamil, melahirkan, menyusui, sampai nanti menopause. Kalau tubuh kita gak punya otot yang kuat, bagaimana bisa menghadapi semua fase itu dengan baik?” ujar Salsa saat ditemui di acara Grand Opening Salsalivefit Gym di Pejaten, Jakarta Selatan.
Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Gym yang Bikin Otot Impian Susah Terbentuk!
Salsa menjelaskan bahwa otot berfungsi melindungi tulang dan organ-organ penting di dalam tubuh. Tanpa otot yang kuat, tubuh menjadi lebih rentan terhadap cedera, kelelahan, dan gangguan postur.
“Kebayang gak kalau kita gak punya otot? Badan jadi gampang ringkih. Otot itu seperti fondasi rumah, menopang seluruh struktur tubuh. Dengan otot yang kuat, perempuan bisa menjalani hidup dengan lebih ringan dan percaya diri,” tambahnya.
Latihan pembentukan otot tidak selalu berarti harus mengangkat beban berat. Di Salsalivefit Gym, misalnya, konsepnya lebih pada strength, toning, dan mobility, disesuaikan dengan kebutuhan tubuh perempuan di setiap fase kehidupannya.
Salah satu hal menarik di sini adalah adalah filosofi mereka: “From Bum to Beyond”. Artinya, tempat ini terbuka untuk semua perempuan, mulai dari ibu hamil hingga lansia berusia 70 tahun.
“Kami ingin semua perempuan bisa merasa nyaman berolahraga, tanpa merasa terintimidasi. Di sini, semuanya perempuan, dari member, admin, hingga pelatih pribadi (PT). Semua coach kami bersertifikat dan memahami fase tubuh perempuan, termasuk masa hamil, pascamelahirkan, hingga kondisi seperti skoliosis atau diastasis recti,” jelas Salsa.
Selain kelas untuk ibu hamil, ada pula kelas strength training, toning, dan mobility untuk semua usia. Setiap sesi berlangsung maksimal satu jam, dengan suasana yang hangat dan suportif.
Baca juga: Gisel Makin Berisi Pamer Latihan Otot, Ekspresi Pria di Slide 2 Bikin Salfok
Salsa juga mengungkapkan, bagi banyak perempuan, datang ke gym sering kali terasa menakutkan atau membuat tidak nyaman. Di sini, Salsa meyakinkan bahwa hal itu tidak akan terjadi.
Karena ruang ini memang dirancang khusus untuk perempuan, dengan suasana privat dan dukungan penuh dari sesama perempuan. Bahkan, ibu-ibu yang ingin mengajak anaknya pun dipersilakan.
“Perempuan sering kali cuma pengin olahraga, tapi gak tahu harus mulai dari mana. Di sini, kita bantu mereka lewat kelas grup kecil di ruang privat, dipandu pelatih perempuan yang mengerti kebutuhan mereka,” tutur Salsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan