Perawatan Kulit Belang (healthline.com)
INDOZONE.ID - Sedikit rona pada wajah memang bisa membuat kulit terlihat lebih hidup. Tapi begitu muncul area kulit yang lebih gelap, noda kecokelatan, atau warna yang tampak tidak rata, rasanya langsung mengganggu mood. Tenang kamu bukan satu-satunya, hiperpigmentasi adalah masalah yang dialami hampir semua orang.
Kabar baiknya, warna kulit yang kurang rata bukan kondisi permanen. Dengan kebiasaan yang tepat, kulit bisa kembali terlihat cerah, lembut, dan sehat tanpa perlu perawatan yang ribet.
Ini adalah kondisi ketika sebagian kulit tampak lebih gelap atau kusam dibanding area lain. Bentuknya bisa berupa flek, sunspot, atau warna yang kelihatan “belang”. Meski tidak berbahaya, efeknya sering membuat percaya diri turun.
Baca juga: 7 Cara Meratakan Warna Kulit Wajah yang Belang Akibat Matahari
Setiap bercak punya penyebab berbeda, tetapi faktor yang paling sering meliputi:
Sebelum menentukan produk, pastikan kamu mengetahui tipe kulitmu:
Tipe kulit menentukan produk dan metode perawatan yang paling cocok.
Cara menghilangkan belang di wajah (pexels/@polina-kovaleva)
1.Pilih skincare sesuai kebutuhan kulit:
2. Eksfoliasi secara teratur: cukup 1–2 kali seminggu untuk mengangkat sel kulit kusam tanpa merusak skin barrier.
3. Masker atau facial rutin:
4. Rutin membersihkan dan melembapkan: ini basic tapi penting. Double cleansing di malam hari dan moisturizer rutin membantu meratakan warna kulit. Cari produk dengan bahan pencerah seperti hydroquinone, kojic acid, glutathione, atau ekstrak mulberry.
5. Perbaiki pola makan: kulit yang sehat juga dipengaruhi oleh apa yang kamu konsumsi. Kurangi gula dan makanan olahan, lalu perbanyak teh hijau, sayuran hijau, buah tinggi vitamin C, dan ikan berlemak seperti salmon. Nutrisi tersebut membantu kulit melawan radikal bebas dan mempercepat penyembuhan.
Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Belang di Wajah dengan Cepat dan Alami, Ampuh!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Colorescience.com