Ilustrasi jerawat di dahi. (freepik)
INDOZONE.ID - Jerawat yang muncul di jidat sering kali dianggap sepele. Padahal banyak penyebab jerawat di jidat yang tak disadari dan bisa datang dari kebiasaan sehari-hari.
Berikut ini beberapa faktor yang memengaruhi munculnya jerawat di area dahi yang bisa kamu cegah. Yuk simak!
Ilustrasi jerawat di jidat. (freepik)
Salah satu penyebab jerawat di jidat yang tak disadari adalah perubahan hormon. Pada masa pubertas, kelenjar minyak menghasilkan lebih banyak sebum sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat. Itulah alasan mengapa remaja sering mengalami jerawat di dahi.
Wanita juga dapat mengalaminya selama menstruasi, kehamilan, perimenopause, hingga menopause. Jika kamu bertanya jerawat di jidat karena apa? fluktuasi hormon bisa menjadi jawabannya.
Baca juga: Jerawat dan Breakout Nggak Kunjung Sembuh? Mungkin Kulitmu Diserang Fungal Acne!
Rambut yang jarang dibersihkan atau berminyak dapat menyebabkan penumpukan kotoran dan bakteri di sekitar dahi. Kondisi ini memicu penyebab jerawat di dahi yang sering diabaikan.
Selain itu, produk rambut seperti pomade berbahan minyak, wax, atau gel juga dapat membuat kulit di area jidat menjadi lebih berminyak.
Bahan seperti cocoa butter atau minyak kelapa dapat menempel di kulit dan menyebabkan pori-pori tersumbat.
Baca juga: Jerawat Membandel? Ternyata Probiotik Bisa Mengatasinya!
Beberapa obat memiliki efek samping berupa jerawat, termasuk di area dahi. Steroid, lithium, barbiturat, dan antikonvulsan adalah contoh obat yang dapat memicu jerawat.
Bila jerawat muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, periksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
Penyebab jerawat di jidat yang tak disadari lainnya adalah iritasi dari makeup atau aksesori seperti topi dan bandana.
Produk riasan yang tidak cocok atau bahan kimia tertentu dapat membuat kulit sensitif lebih mudah bereaksi. Gesekan dari bahan pakaian juga dapat memicu peradangan di area dahi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Skinhealthinfo.org.uk