Chemical peeling (Pexels/Anna Shvets)
INDOZONE.ID - Kalau kamu lagi bikin skincare routine kece tapi punya kulit kering, pasti pernah kepikiran, “Haruskah aku pakai exfoliator? Kalau iya, lebih aman chemical atau physical?”
Eksfoliasi adalah proses mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Tujuannya agar kulit lebih halus, cerah, dan produk skincare lain bisa bekerja lebih maksimal. Namun, untuk kulit kering, salah memilih metode eksfoliasi justru bisa membuat kulit semakin kering, iritasi, bahkan merusak skin barrier.
Tenang, kita bakal bahas dua jenis eksfoliasi ini satu per satu supaya kamu bisa memilih yang paling aman untuk kulit keringmu!
Baca juga: Punya Fungsi Sama, Ini Perbedaan Chemical dan Physical Sunscreen
Chemical exfoliation adalah metode eksfoliasi yang menggunakan bahan aktif seperti AHA, BHA, atau PHA untuk “melarutkan” ikatan antar sel kulit mati, sehingga sel-sel tersebut terangkat tanpa perlu digosok. Contoh bahan chemical exfoliant antara lain:
Kelebihan chemical exfoliation:
Namun perlu diingat, chemical exfoliant bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, jadi penggunaan sunscreen adalah hal yang wajib.
Physical exfoliation adalah metode eksfoliasi yang dilakukan dengan cara menggosok kulit secara manual, biasanya menggunakan scrub dengan butiran halus, brush, atau sponge.
Kelebihan physical exfoliation:
Namun, kamu perlu ekstra hati-hati. Butiran yang terlalu kasar atau tekanan yang terlalu kuat bisa menyebabkan micro-tears, yaitu luka kecil pada kulit. Kondisi ini dapat mengganggu skin barrier dan membuat kulit kering semakin parah.
ilustrasi physical sunscreen. (allure.com)
Jika tipe kulitmu kering atau sensitif, chemical exfoliation umumnya lebih aman, terutama yang formulanya lembut seperti AHA ringan atau PHA. Chemical exfoliant bekerja tanpa gesekan fisik, sehingga risiko iritasi dan hilangnya minyak alami kulit lebih kecil.
Chemical exfoliant untuk kulit kering:
Karena bekerja dengan melarutkan ikatan sel kulit mati, prosesnya cenderung lebih halus dan hasilnya lebih merata. Kamu juga bisa memilih produk yang memang diformulasikan khusus untuk kulit kering atau sensitif, seperti lactic acid atau PHA.
Physical exfoliant untuk kulit kering:
Metode ini memiliki risiko iritasi yang lebih tinggi karena gesekan dan butiran scrub dapat mengikis kelembapan alami kulit, terutama jika digunakan terlalu sering atau dengan tekanan berlebihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dermalogica.com, Skincareocean.com