INDOZONE.ID - Semua orang ingin tampil cantik dan langsing dengan berat badan ideal. Namun, semua itu tentu membutuhkan perjuangan.
Seiring bertambahnya usia, mempertahankan bentuk tubuh terasa semakin sulit. Terutama bagi wanita yang sudah pernah melahirkan, tak jarang merasa putus asa melihat banyak perubahan pada tubuhnya.
dr. Elizabeth Lisa dari Beauty Sister Clinic mengakui, banyak orang datang dengan kondisi sudah diet, sudah olahraga, tetapi hasilnya belum memuaskan. Banyak pasien dengan keluhan double chin, perut bergelambir, paha, lengan, bra fat, wajah, dan love handle mengeluhkan hal yang sama.
“Semua orang ingin tampil rapi dan bisa kembali seperti dulu lagi. Tapi bagaimana cara kita berdamai dengan badan dan muka kita yang terus berubah ini?” katanya dalam acara Grand Launching Bea Sculpt Beauty Sister Clinic di Alam Sutera, Sabtu, 17 Januari 2026.
dr. Elizabeth pun memperkenalkan alat yang disebut Bea Sculpt by Onda Pro, yang mampu menghancurkan lemak membandel di tubuh. FYI, alat ini menjadi best friend-nya artis Hollywood, Kim Kardashian.
“Alat ini tidak cuma hits di Indonesia, tetapi juga di Thailand, Korea, dan Hollywood. Ini best friend-nya Kim Kardashian. Power-nya super banget, lemak paling berat sampai bikin tirus bisa diatasi dengan alat ini,” jelasnya.
Baca juga: 3 Perawatan Kecantikan Sultan yang Booming di 2026, Bikin Kamu Tertarik Coba!
Lebih lanjut, dr. Elizabeth menjelaskan Bea Sculpt by Onda Pro merupakan teknologi terbaru untuk face and body sculpting yang bersifat non-invasif, tanpa jarum, dan minim dampak. Fungsinya menggunakan kekuatan gigawave untuk membantu menghancurkan lemak membandel sesuai kebutuhan pasien.
“Alat ini bisa dipakai langsung ke bagian lemak yang ingin dituju dengan rasa nyaman. Walaupun panasnya mencapai 60 atau 70 derajat, tetap nyaman karena ada coolwave yang membantu meluruhkan lemak membandel di tubuh sesuai yang diinginkan,” ujar sang dokter.
Menurut dr. Elizabeth, Bea Sculpt tidak bisa digunakan untuk semua orang. Alat ini efektif untuk orang dengan berat badan ideal, mereka yang rajin olahraga tetapi masih memiliki lemak membandel, serta bagi orang yang sabar karena hasilnya tidak instan.
“Kalau berat badan obesitas tingkat tiga itu sulit. Tapi asal tertib bekerja sama, olahraga bareng, makan sehat bareng, dan hidup sehat, itu dijamin pas banget buat kehidupan kalian. Kita konsultasi dulu. Kalau memang tidak bisa, ya saya akan bilang tidak bisa,” terang dr. Elizabeth.
Meski begitu, alat ini bisa digunakan oleh berbagai rentang usia karena dr. Elizabeth menjamin keamanannya dan minim risiko.
“Misalnya anak SMA badannya gemuk, boleh dibawa. Tidak ada suntikan, tidak ada downtime,” ucapnya.
Bahkan, bagi seseorang yang sudah pernah melakukan perawatan filler atau perawatan kecantikan lain dalam waktu bersamaan, tetap diperbolehkan menggunakan alat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan