Contoh rambut keriting hasil perm (Freepik)
INDOZONE.ID - Punya rambut keriting bergelombang memang bisa bikin penampilan terlihat lebih stylish dan beda. Nggak heran kalau hair perm jadi pilihan banyak orang yang ingin tampil lebih fresh.
Tapi sebelum tergoda hasilnya yang kece, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pertimbangkan. Sebabnya, proses hair perm ini melibatkan bahan kimia yang bisa berdampak pada kondisi rambut dan kulit kepala.
Kalau nggak siap dengan risikonya, hasilnya justru bisa bikin menyesal. Nah, supaya nggak salah langkah, yuk kenali dulu risiko hair perm sebelum kamu mencobanya.
Proses hair perm melibatkan bahan kimia yang bisa menghilangkan minyak alami rambut. Akibatnya, rambut menjadi lebih kering dan mudah mengembang atau frizzy.
Risiko ini makin besar jika rambutmu sebelumnya sudah diwarnai atau sering terkena panas alat styling. Tanpa perawatan ekstra, rambut bisa kehilangan kilau alaminya dan terasa kasar saat disentuh.
Nah, untuk mengatasinya, kamu perlu rutin menggunakan deep conditioner dan memilih produk khusus rambut keriting.
Selain kering, rambut yang di-perm juga lebih rentan rusak dan bercabang di bagian ujungnya. Hal ini terjadi karena struktur rambut berubah akibat bahan kimia dan proses pengeritingan.
Jika rambutmu sudah rapuh sejak awal, kerusakan bisa terasa lebih parah. Rambut juga jadi mudah patah dan kehilangan elastisitasnya. Supaya tetap sehat, potong ujung rambut secara berkala terlebih dahulu dan batasi penggunaan alat panas.
Hair perm memang tidak sepenuhnya permanen, tapi hasilnya juga tidak bisa langsung dihilangkan.
Baca juga: 5 Model Rambut Keriting Pendek Wanita yang Stylish dan Fresh
Rambut yang baru tumbuh akan kembali ke tekstur asli, sementara bagian lama tetap keriting.
Perbedaan ini bisa terlihat jelas dan membuat tampilan rambut kurang rapi. Nah, untuk kembali ke rambut lurus sepenuhnya, dibutuhkan waktu yang cukup lama. Bahkan, sering kali solusi tercepat adalah memotong rambut.
Bahan kimia pada proses perm tidak hanya mempengaruhi rambut, tapi juga kulit kepala. Pada sebagian orang, hal ini bisa memicu gatal, kemerahan, atau rasa perih.
Selain itu, risiko iritasi tersebut akan lebih besar jika kulit kepalamu tergolong sensitif. Tentu tidak nyaman tampil dengan rambut kece tapi kulit kepala bermasalah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: WebMD