INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu ketemu orang yang baru dekat tapi langsung super intens? Chat nggak putus-putus, dari pagi sampai malam selalu ada pesan masuk, bahkan sebelum kamu sempat mikir “balas nanti aja”.
Sekilas sih kelihatannya sweet banget. Tapi jangan salah, ini bisa jadi bukan cinta sehat — melainkan pola yang disebut love bombing.
Di awal PDKT, komunikasi intens itu wajar. Tapi beda cerita kalau seseorang mulai ngetik dari pagi banget tanpa henti, kirim pesan setiap jam, tanpa memberi ruang, atau terlihat “selalu ada” sampai kamu bahkan nggak sempat sendiri.
Baca juga: Dia Sering Memujimu? Hati-Hati, Bisa Jadi Love Bombing Bikin Kamu Terjebak Tanpa Sadar!
Awalnya mungkin bikin kamu merasa spesial. Seolah-olah kamu adalah pusat dunia mereka. Tapi lama-lama, bukannya nyaman, kamu justru bisa merasa tertekan.
Love bombing itu nggak selalu terlihat negatif di awal. Justru sebaliknya — terlalu manis, terlalu cepat, terlalu intens.
Masalahnya muncul ketika:
Baca juga: Momen Emosional, Pria Ini Bangga Teman Tunanetranya Jalani Prosesi Wisuda dan Dapat Tawaran S2
Karena love bombing sering bikin orang “ketagihan” di awal hubungan. Rasanya seperti perhatian besar yang bikin senang, tapi sebenarnya bisa jadi jebakan emosional kalau tidak ada keseimbangan.
Hubungan yang sehat itu bukan soal siapa yang paling sering chat, tapi soal kenyamanan dan ruang untuk tetap jadi diri sendiri.
Kalau seseorang baru dekat tapi sudah terlalu intens sampai kamu kehilangan waktu dan ruang pribadi, itu bukan lagi sekadar perhatian.
Baca juga: Bulan Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Nasional dan Internasional Lengkap
Cinta yang sehat nggak bikin kamu merasa dikejar-kejar. Justru bikin kamu merasa aman, tenang, dan tetap bebas jadi diri sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline