INDOZONE.ID - Di awal hubungan, semuanya terasa indah. Diperhatiin terus, dikasih pesan tanpa henti, selalu ingin bareng kamu setiap waktu. Rasanya kayak “finally ketemu orang yang paling sayang banget sama aku”.
Tapi tunggu dulu… kalau perhatian itu berubah jadi tuntutan untuk selalu ada di sampingnya, bahkan sampai kamu nggak bisa punya ruang buat diri sendiri, kamu perlu waspada. Bisa jadi itu bukan cinta sehat, tapi love bombing.
Love bombing itu kondisi ketika seseorang memberikan perhatian dan kasih sayang secara berlebihan, sampai terlihat seperti “terlalu cinta”. Masalahnya, di balik itu sering muncul kebutuhan untuk menguasai seluruh perhatian kamu.
Baca juga: Dia Sering Memujimu? Hati-Hati, Bisa Jadi Love Bombing Bikin Kamu Terjebak Tanpa Sadar!
Contohnya mulai kelihatan dari hal kecil:
Sekilas terlihat “posesif karena sayang”, tapi kalau terus terjadi, ini bisa berubah jadi hubungan yang bikin kamu capek secara emosional.
Baca juga: Momen Emosional, Pria Ini Bangga Teman Tunanetranya Jalani Prosesi Wisuda dan Dapat Tawaran S2
Seperti yang dijelaskan oleh seorang pakar hubungan Westbrook, cinta yang sehat itu tidak pernah menuntut seluruh waktu dan energi pasangan hanya untuk dirinya sendiri.
Dalam hubungan yang ideal, masing-masing orang tetap punya kehidupan pribadi, teman dan lingkungan sosial, pekerjaan atau aktivitas sendiri, serta batasan yang saling dihormati — dan itu semua tidak bisa diganggu gugat!
Kalau semua itu mulai dikontrol atau dianggap “gangguan”, itu bukan lagi cinta yang sehat — tapi tanda hubungan yang mulai nggak seimbang.
Baca juga: Bulan Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatan Nasional dan Internasional Lengkap
Banyak orang salah paham dan menganggap sikap seperti ini adalah bukti cinta yang besar. Padahal bedanya tipis tapi penting banget:
Cinta yang sehat justru menghargai ruang pribadi. Sedangkan love bombing malah ingin selalu jadi pusat dunia kamu.
Cinta yang sehat itu tetap percaya meski tidak selalu bersama. Sedangkan love bombing itu mudah cemburu dan tidak nyaman saat kamu fokus ke hal lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline