Tren crab face akibat diet karbo. (Magnific)
INDOZONE.ID - Tren diet rendah karbohidrat kembali ramai diperbincangkan karena dianggap ampuh menurunkan berat badan dengan cepat.
Namun di balik tubuh kurus, banyak orang mulai mengeluhkan perubahan pada wajah mereka.
Belakangan ini muncul istilah "crab face", yaitu kondisi wajah yang terlihat lebih cekung, lelah, kusam, dan tampak lebih tua setelah menjalani diet ekstrem rendah karbohidrat.
Fenomena ini ramai dibahas di media sosial karena banyak orang merasa area pipi jadi lebih hollow, mata tampak cekung, hingga garis halus di wajah semakin terlihat meski usia masih tergolong muda.
Baca juga: Tren Kecantikan Bergeser, Masyarakat Kini Cari Solusi Kesehatan yang Lebih Menyeluruh
Saat seseorang mengurangi karbohidrat secara drastis, tubuh akan memakai cadangan glikogen sebagai sumber energi.
Masalahnya, glikogen juga menyimpan banyak cairan di dalam tubuh. Ketika cadangan tersebut habis, tubuh ikut kehilangan air dalam jumlah besar.
Akibatnya, wajah terlihat seperti kehilangan volume alami dan tampak lebih kempes.
Inilah alasan kenapa banyak orang yang menjalani diet rendah karbo mendadak terlihat lebih tirus, tetapi di saat yang sama juga tampak lelah dan kurang segar.
Bukan cuma itu, kulit juga jadi lebih mudah kering, kusam, dan muncul tanda-tanda penuaan lebih cepat.
Selain karbohidrat sehat, kulit juga membutuhkan protein untuk membentuk kolagen.
Protein membantu memperbaiki jaringan kulit dan menjaga struktur wajah tetap padat. Jika asupan protein kurang atau tubuh kekurangan energi secara keseluruhan, pembentukan kolagen bisa terganggu.
Akibatnya, kulit kehilangan elastisitas dan wajah terlihat lebih tua.
Karena itu, diet yang terlalu ketat tanpa keseimbangan nutrisi justru bisa berdampak buruk pada penampilan kulit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Skinnutritioninstitute.com