Minggu, 20 JULI 2025 • 15:20 WIB

Waspadai Makanan Terlalu Panas, Dokter Ungkap 5 Dampaknya bagi Kesehatan

Author

INDOZONE.ID - Banyak orang gemar menyantap makanan dan minuman dalam kondisi masih sangat panas. Rupanya, kebiasaan ini bisa membawa dampak serius bagi kesehatan, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang.

Dalam wawancara yang dikutip dari Hindustan Times, Konsultan Bedah Onkologi Kepala dan Leher dari HCG Cancer Centre Borivali, Dr. Yash Mathur, menjelaskan, mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat panas, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang kerap tidak disadari.

"Kebiasaan kecil yang tampaknya sepele, seperti rutin mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, ternyata bisa memberikan dampak besar terhadap kesehatan dalam jangka panjang," ujar Dr. Yash Mathur.

Berikut lima dampak kesehatan akibat sering mengonsumsi makanan terlalu panas:

Baca juga: Awas! Kebiasaan Meneguk Minuman Panas Berisiko Kanker Kerongkongan

1. Risiko Luka Bakar pada Jaringan Mulut dan Tenggorokan

Makanan atau minuman dengan suhu di atas 65°C, dapat membakar lapisan dalam mulut, tenggorokan, dan kerongkongan (esofagus).

Meskipun luka tersebut tidak terasa parah saat itu juga, akumulasi kerusakan dari waktu ke waktu bisa menimbulkan masalah serius.

2. Peradangan Kronis Akibat Luka Berulang

Luka kecil yang terjadi berulang kali, tidak sempat sembuh sepenuhnya sebelum paparan panas berikutnya datang. Akibatnya, terjadi iritasi dan peradangan kronis yang menciptakan kondisi rawan bagi perubahan sel yang berpotensi menjadi kanker.Ilustrasi lidah terasa terbakar akibat mengonsumsi makanan terlalu panas. (Photo/Ilustrasi/ Freepik)Ilustrasi minuman panas yang bisa berisiko kanker kerongkongan dan kanker mulut, jika diminum setiap hari. (Freepik)

3. Risiko Lebih Tinggi bagi Perokok dan Konsumen Alkohol

Lapisan mukosa yang rusak akibat panas, menjadi lebih rentan terhadap zat berbahaya seperti tembakau dan alkohol. Kombinasi ketiganya secara signifikan meningkatkan risiko kanker pada mulut dan tenggorokan.

4. Tubuh Memberikan Sinyal Peringatan

Jika lidah terasa terbakar atau muncul rasa nyeri saat makan atau minum sesuatu yang panas, itu merupakan tanda peringatan alami dari tubuh.

Jangan abaikan rasa perih atau sensitif terhadap panas, karena itu adalah alarm bahwa suhu makanan sudah terlalu tinggi.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kerusakan Bibir Akibat Musim Panas dengan Bahan Alami

5. Risiko Ini Dapat Dicegah dengan Mudah

Langkah pencegahan yang bisa dilakukan sangat sederhana, cukup tunggu beberapa menit hingga makanan atau minuman tidak terlalu panas sebelum dikonsumsi. 

Tidak perlu menunggu hingga dingin, cukup pastikan tidak dikonsumsi dalam kondisi mendidih.

"Meski makanan hangat bisa memberikan kenyamanan, paparan suhu panas yang berlebihan secara terus-menerus, dapat merusak jaringan sensitif dan memicu perubahan sel serta peradangan kronis,” kata Dr. Mathur.

Untuk itu, penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyantap makanan atau minuman, terutama dalam kondisi yang terlalu panas. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu mencegah risiko gangguan kesehatan serius di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hindustan Times

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU