INDOZONE.ID - Orang dewasa sering ngeluh kulitnya kering, gak sehat dan glowing. Tapi Dokter Riris Asti Respati Sp.DVE Dermatologist menjelaskan bahwa masalah kulit yang paling umum dihadapi oleh orang dewasa adalah flek hitam dan kerutan.
Menurutnya, masalah ini biasanya muncul pada usia produktif, yaitu 18 tahun ke atas. Dr. Riris menyatakan bahwa pada usia di bawah 18 tahun, kulit masih dalam tahap perkembangan dan belum terlalu rentan terhadap masalah kulit seperti flek hitam dan kerutan.
"Jadi flek dulu baru wrinkle, kebanyakan itu sih. Kita dari usia produktif jadi 18 tahun ke atas. Karena di bawah 18 kan hitungannya masih anak-anak, remaja, dewasa dan pria juga." ujar dr. Riris Asti Respati Sp.DVE Dermatologist, saat ditemui Indozone di Jakarta Selatan, Senin.
Baca juga: 5 Kebiasaan Ini Bikin Wajahmu Kelihatan Fresh dan Gak Cepat Tua, Jangan Di-skip!
Oleh karena itu, target utama perawatan kulit yang dijalankannya adalah orang dewasa, baik pria maupun wanita.
Tips Merawat Kulit
Lebih lanjut, Dokter Riris mengatakan bahwa kunci utama dalam perawatan kulit adalah memahami konsep "skincare one on one", yaitu menggunakan produk yang tepat untuk jenis kulit individu.
"Pakai sunscreen sih, sebenarnya kembali ke konsep skincare one on one. Jadi emang basic skincare itu yaitu cleanser atau pembersih, boleh pakai apa aja, bisa sabun, atau micellar water gitu. Terus pakai pelembap, sunscreen, dan terakhir krim malam," jelasnya.
Langkah dasar dalam perawatan kulit meliputi penggunaan pembersih, pelembap, tabir surya (sunscreen), dan krim malam.
Namun, ketika menangani masalah flek hitam, penggunaan sunscreen menjadi prioritas utama yang ditekankan oleh dermatolog.
"Tapi untuk flek memang biasanya sunscreen sih yang lebih ditekankan sama dermatologist." tambahnya.
Sunscreen berperan penting dalam melindungi kulit dari sinar UV yang dapat memperburuk kondisi flek hitam. Dengan menggunakan sunscreen secara tepat, seseorang dapat membantu mengurangi risiko flek hitam menjadi semakin parah.
Dokter Riris juga menyatakan, tidak ada cara lain untuk menemukan produk perawatan kulit yang tepat selain mencoba dan melakukan trial dan error.
"Ya, sebenarnya mesti dicoba. Gak ada cara yang lainnya selain dicoba, dan emang itu tuh trial dan error tiap orang bisa beda-beda gitu," ungkapnya.
Kenali Jenis Kulitmu
Setiap orang memiliki jenis dan kondisi kulit yang berbeda-beda, sehingga penting untuk mengenal jenis kulit sendiri sebelum mencari produk yang sesuai.
"Pertama mesti kenal dulu jenis kondisi kulitnya, tipenya apa, dan baru nanti cari skincare yang sesuai dengan tipe kulitnya," kata Dokter Riris.
Untuk itu, dapat digunakan teknologi AI yang bertujuan mengidentifikasi jenis kulit dan merekomendasikan produk yang tepat.
"Nah kalau di Wardah ini, makanya ada AI-nya kan. Jadi kita step awalnya tuh kayak mengidentifikasi dulu jenis kulitnya tuh gimana, tipe kulitnya apa, nanti baru skincare-nya disesuaikan dengan hasil dari AI-nya itu. Biasanya ngikutin fase regenerasi kulit sih. Jadi kurang lebih sebulan," tambahnya.
Baca juga: Mengenal Teknik Layering dalam Rutinitas Perawatan Wajah, Tingkatkan Penyerapan Bahan Aktif Skincare
Proses ini biasanya memakan waktu sekitar satu bulan, yang merupakan fase regenerasi kulit. Dengan menggunakan pendekatan ini, seseorang dapat menemukan produk perawatan kulit yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan kulitnya.
Dengan memahami pentingnya perawatan kulit yang tepat dan menggunakan produk yang sesuai dengan jenis kulit individu, seseorang dapat membantu mengurangi risiko masalah kulit seperti flek hitam dan kerutan.
Oleh karena itu, penting untuk mengenal jenis kulit sendiri dan menggunakan produk perawatan kulit yang tepat untuk mencapai kulit yang sehat dan cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung