INDOZONE.ID - Kamu pasti nggak asing lagi dengan nama hyaluronic acid di dunia skincare. Kandungan satu ini sering jadi andalan buat melembabkan kulit.
Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya, apakah hyaluronic acid juga bisa bantu mengurangi jerawat, atau justru semakin parah?
Buat kamu yang lagi berjuang melawan jerawat, pasti sudah coba berbagai cara — dari masker alami sampai skincare mahal yang katanya aman buat kulit berjerawat.
Nah, di tengah banyaknya pilihan, hyaluronic acid layak untuk dilirik. Kenapa? Karena zat ini secara alami ada di tubuh kita dan berfungsi menjaga kelembaban, terutama di kulit.
Baca juga: Tips Jitu Memilih Tas untuk Kuliah atau Ngantor, Tetap Stylish dan Fungsional!
Menariknya, hyaluronic acid juga bisa bantu redakan peradangan akibat jerawat. Jerawat itu sendiri kan termasuk masalah kulit yang bersifat inflamasi. Jadi, dengan menjaga kulit tetap terhidrasi dan mengurangi iritasi, hyaluronic acid bisa jadi salah satu solusi yang worth it buat dicoba.
Intinya, kalau kamu cari skincare yang aman, ringan, tapi tetap bantu atasi jerawat, produk dengan kandungan hyaluronic acid bisa masuk daftar rekomendasi kamu!
Apa itu Hyaluronic Acid?
Hyaluronic acid adalah zat alami yang ada di tubuh kita — terutama di kulit, persendian, dan jaringan ikat. Fungsinya luar biasa: menjaga kulit tetap lembab dengan cara mengikat air hingga 1.000 kali dari beratnya sendiri!
Menurut Dr. Shweta Mishra, ahli bedah kosmetik dan estetika, kemampuan hyaluronic acid ini bikin dia jadi bahan favorit dalam produk skincare seperti serum, pelembab, dan krim wajah. Tapi sayangnya, seiring bertambahnya usia, kadar hyaluronic acid dalam tubuh kita makin berkurang.
Akibatnya, kulit jadi kering, kusam, dan kehilangan elastisitasnya. Itulah kenapa penting banget buat bantu top-up hyaluronic acid lewat skincare biar kulit tetap kenyal, lembab, dan sehat.
Baca juga: Studi: Bahaya Pemanis Buatan Sweetener Bisa Picu Serangan Jantung dan Stroke
Begini Cara Kerja Hyaluronic Acid untuk Kulit Kamu yang Berjerawat
Punya kulit yang gampang jerawatan? Bisa jadi itu karena skin barrier kamu lagi nggak sehat dan kulit kamu dehidrasi.
Banyak obat jerawat, seperti benzoyl peroxide, salicylic acid, dan retinoid — memang efektif untuk melawan bakteri dan minyak berlebih. Tapi, efek sampingnya nggak bisa diabaikan, misalnya kulit jadi kering, iritasi, bahkan bisa ‘panik’ dan memproduksi minyak lebih banyak. Akibatnya? Jerawat makin merajalela.
Nah, disinilah hyaluronic acid berperan penting. Kandungan ini bisa bantu jaga kelembaban kulit, meredakan iritasi, dan memperkuat skin barrier. Dengan begitu, siklus kulit kering → produksi minyak berlebih → jerawat bisa diputus.
Hyaluronic acid memang tidak langsung menyembuhkan jerawat, tapi akan menjadi ‘partner’ yang baik untuk menjaga kulit tetap sehat selama kamu menjalani perawatan.
1. Menghidrasi Kulit Tanpa Sumbat Pori-pori
Kalau kamu lagi cari pelembab yang aman untuk kulit berjerawat, hyaluronic acid bisa jadi pilihan tepat. Kandungan ini bisa kasih hidrasi ekstra tanpa bikin pori-pori tersumbat.
Berbeda dengan pelembab yang berat dan lengket, punya tekstur ringan. “Molekul ini menarik air dan membantu kulit tetap lembab tanpa membuat wajah berminyak,” jelas Dr. Shweta Mishra. Jadi, kulitmu tetap terhidrasi tapi nggak terasa greasy.
Menjaga kelembaban yang seimbang adalah hal yang sangat penting, karena kulit yang terlalu kering atau terlalu berminyak — keduanya bisa menjadi pemicu jerawat.
Bahkan, sebuah studi dari The Journal of Investigative Dermatology tahun 2017 menemukan bahwa hyaluronic acid tidak hanya melembabkan, tapi juga membantu mengontrol produksi sebum.
2. Meredakan Kemerahan dan Iritasi
Buat kamu yang punya kulit berjerawat, kemerahan, dan iritasi pasti jadi masalah sehari-hari. Tapi tenang, hyaluronic acid bisa bantu meredakannya, lho!
Menurut riset dari Biomolecules tahun 2021, hyaluronic acid punya sifat anti-inflamasi, bisa mempercepat penyembuhan luka, dan bantu perbaikan jaringan kulit yang rusak.
“Peradangan adalah penyebab utama munculnya jerawat. Dengan menguranginya, hyaluronic acid membuat kulit menjadi lebih tenang dan tidak mudah breakout,” jelas Dr. Mishra.
Jadi, selain menjaga kelembaban, hyaluronic acid juga membantu membuat kulit kamu lebih stabil, nggak gampang ‘ngamuk’, dan mempercepat proses pemulihan jerawat yang sedang aktif.
3. Meningkatkan Penyerapan Bahan Aktif Lainnya
Nggak cuma melembabkan, hyaluronic acid juga bisa menjadi “pendukung setia” bahan aktif lain dalam skincare kamu, seperti retinoid atau salicylic acid.
Menurut Dr. Mishra, saat kulit terhidrasi dengan baik, kemampuan menyerap kandungan aktif menjadi jauh lebih optimal. Artinya, produk jerawatmu bisa bekerja lebih efektif tanpa bikin kulit kering atau iritasi.
Jadi, kalau kamu pakai bahan aktif yang cukup “keras”, kombinasikan dengan hyaluronic acid agar kulit tetap tenang, terhidrasi, dan hasilnya maksimal.
4. Membantu Memudarkan Bekas Jerawat
Bekas jerawat yang membandel memang bikin kesal. Tapi kabar baiknya, hyaluronic acid bisa membantu mempercepat proses pemulihan kulit.
Sebuah studi dari Dermatologic Surgery tahun 2018 menunjukkan bahwa suntikan gel hyaluronic acid aman dan efektif untuk mengatasi bekas jerawat. Tapi kamu nggak perlu langsung memikirkan soal injeksi, gunakan hyaluronic acid secara rutin dengan produk skincare harian juga bisa membantu, kok.
“Kalau kulit terhidrasi dengan baik, proses regenerasi sel jadi lebih cepat. Itu berarti bekas jerawat bisa lebih cepat memudar,” jelas Dr. Mishra.
Intinya, semakin terhidrasi kulitmu, semakin cepat juga bekas jerawat tersamarkan. Simple tapi efektif!
Cara Gunakan Hyaluronic Acid untuk Mengatasi Jerawat
Agar manfaat hyaluronic acid maksimal dalam perawatan jerawat, penting untuk menggunakannya dengan cara yang tepat :
- Gunakan hyaluronic acid saat kulit masih lembab, misalnya setelah cuci muka atau pakai toner. Ini bantu penyerapan lebih optimal dan cegah kulit jadi makin kering.
- Setelah mencuci wajah, tepuk-tepuk wajah hingga masih terasa lembab. Lalu, aplikasikan beberapa tetes serum hyaluronic acid untuk bantu hidrasi dan dukung perawatan jerawatmu.
- Setelah serum, pakai pelembab yang ringan dan bebas komedogenik untuk mengunci kelembaban tanpa bikin pori-pori tersumbat. Kulit tetap terhidrasi, aman buat yang berjerawat.
Kalau kamu pakai beberapa bahan aktif sekaligus, aplikasikan hyaluronic acid lebih dulu untuk menciptakan dasar yang lembab dan bantu cegah iritasi.
Tapi kalau kulitmu terasa sangat kering atau sensitif setelah pakai produk jerawat, kamu bisa pakai hyaluronic acid di akhir sebagai penenang dan pelindung ekstra bagi kulit. Secara umum, hyaluronic acid aman dan jarang menimbulkan efek samping.
Tapi pada beberapa orang, terutama jika konsentrasinya terlalu tinggi, bisa muncul iritasi ringan. Saran ahli adalah pastikan produk jerawat yang kamu pakai mengandung hyaluronic acid tidak lebih dari 2%.
Hyaluronic acid cocok jadi bagian dari perawatan jerawat karena sifatnya yang melembabkan dan bisa membantu samarkan bekas jerawat.
Tapi sebelum pakai rutin, coba dulu di area kecil kulit untuk memastikan nggak ada reaksi negatif. Aman itu prioritas!
Hyaluronic acid bukan sekadar pelembap biasa, tetapi bisa menjadi kunci untuk menjaga kulit tetap sehat di tengah perawatan jerawat yang sering bikin kulit kering dan sensitif.
Mulai dari menjaga hidrasi, mengurangi iritasi, hingga mempercepat penyembuhan bekas jerawat, manfaatnya jelas nggak bisa diremehkan.
Hal yang terpenting, pastikan kamu menggunakannya dengan cara dan konsentrasi yang tepat, serta sesuaikan dengan kondisi kulitmu. Karena dalam perawatan kulit, konsistensi dan kehati-hatian selalu jadi langkah terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthshots.com