INDOZONE.ID - Marimar Quiroa, wanita berusia 31 tahun yang lahir dengan kondisi langka bernama higroma kistik, yang mempengaruhi wajah dan lehernya, membuatnya tak bisa makan atau berbicara dengan normal.
Selama bertahun-tahun, Marimar menyembunyikan wajahnya dari dunia. Namun, di semua itu ada tekad kuat yang menunggu untuk dilepaskan.
Suatu hari, Marimar memutuskan untuk berhenti bersembunyi. Ia mulai membuat video di YouTube dengan nama kanal “MakeupArtistGorda66” dan mengubah hidupnya serta ribuan orang lainnya.
Dengan bahasa isyarat dan senyum yang memukau, Marimar kini menginspirasi banyak orang, membuktikan bahwa kecantikan tidak hanya sebatas definisi konvensional.
Menderita Kelainan yang Merusak Wajahnya
Sejak kecil, Marimar telah menjalani banyak operasi untuk mengurangi kista dan meningkatkan kualitas hidupnya. Prosedur-prosedur ini memberinya kesempatan untuk menjalani hidup yang lebih normal.
Meskipun masih berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan bernapas melalui lubang di tenggorokannya, semangat Marimar tidak pernah padam.
Kecintaannya pada dunia makeup sudah ada sejak lama, namun baru pada usia 20 tahun ia berani membagikannya ke publik.
Dua tahun kemudian, ia telah memiliki lebih dari 127 ribu pengikut, mendobrak batasan, dan menunjukkan bahwa keindahan datang dari dalam diri.
Baca juga: Profil dan Sederet Hal yang Jadikan Lindsay Lohan sebagai Standar Kecantikan Wanita 2025
Melawan Standar Kecantikan
Marimar tidak hanya berbagi trik makeup, tetapi juga pesan yang kuat tentang penerimaan diri.
"Bagi saya, kecantikan berarti menerima diri sendiri apa adanya dan mengabaikan apa yang dikatakan orang lain," ujar Marimar Quiroa seperti dilansir The Daily Mail, Sabtu (26/7/2025).
Kini, Marimar tidak hanya menjadi seorang YouTuber sukse, tetapi juga lulus dari sekolah kecantikan, menjadi seorang ibu, dan sering mengadakan seminar bersama para ahli industri.
"Tampilkan kecantikanmu apa adanya, tidak peduli jika wajahmu berbeda. Terimalah dirimu apa adanya," ujar Marimar.
Kisah Marimar Quiroa adalah pengingat bahwa kekuatan terbesar adalah keberanian untuk menjadi diri sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Daily Mail