INDOZONE.ID - Kisah inspiratif datang dari Jang Ik-sun, seorang mahasiswa berusia 37 tahun di Korea Selatan.
Meski menderita kelumpuhan total, ia berhasil meraih gelar master berkat ketekunan dan semangatnya yang luar biasa.
Jang Ik-sun didiagnosa mengidap distrofi otot sejak usia 5 tahun, sebuah kondisi yang membuat penderitanya kehilangan kemampuan untuk bergerak.
Baca juga: Viral Kisah Inspiratif Rakean, Pemuda Ciamis yang Hidupi 13 Anak Yatim dengan Gaji Ngarit Rp 25 Ribu
Namun, keterbatasan fisik tidak menghentikannya untuk mengejar pendidikan.
Demi menyelesaikan tesisnya, Jang Ik-sun tidak menyerah. Ia menggunakan teknologi canggih berupa eye-tracking mouse, sebuah alat yang bisa mengubah gerakan mata menjadi perintah kursor di komputer.
Dengan alat ini, ia mengetik huruf demi huruf hanya dengan berkedip. Jang Ik-sun juga bekerja keras untuk mendigitalkan buku-buku yang tidak tersedia dalam format elektronik, agar ia bisa membacanya untuk keperluan riset.
Berkat kegigihannya, Jang Ik-sun secara resmi menerima gelar master dari Universitas Gwangju pada upacara wisuda pertama.
Baca juga: Sukses Berkarya Sebelum 30: Kisah Inspiratif Anak Muda di Balik Sambal Nagih yang Laris di Shopee
Ini melengkapi pencapaiannya setelah sebelumnya ia juga berhasil meraih gelar sarjana dari universitas yang sama pada tahun 2021.
Kisah Jang Ik-sung menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.
Semangat pantang menyerah dan tekadnya untuk terus belajar telah menginspirasi banyak orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Scmp.com