Sosok dan Profil Nadeen Ayoub, Kontestan Pertama yang Mewakili Palestina di Miss Universe 2025
INDOZONE.ID - Panggung Miss Universe 2025 akan menjadi saksi sejarah dengan kehadiran seorang kontestan dari Palestina.
Nadeen Ayoub, seorang model dan aktivis, akan menjadi perwakilan pertama dari Palestina dalam ajang kecantikan bergengsi tersebut.
Kehadirannya bukan hanya soal kompetisi, melainkan sebuah pernyataan kuat yang membawa narasi baru ke hadapan mata dunia.
Lantas, siapakah Nadeen Ayoub? Yuk simak sosok dan profilnya berikut.
Baca juga: Kirana Larasati Bawa Isu Kesejahteraan Anak di Miss Universe Indonesia 2025
Profil Nadeen Ayoub
Dilansir dari Institute for Middle East Understanding, wanita berusia 27 tahun ini tumbuh besar di Palestina, Amerika Serikat, dan Kanada.
Meskipun berpindah-pindah, orang tuanya tetap memastikan bahwa Nadeen harus bangga dengan warisan budaya negara asalnya, yakni daerah Yafa dan seluruh Tepi Barat, Palestina.
Saat masih menginjak bangku SMA, Nadeen telah menyelesaikan program sertifikasi kebugaran dan nutrisi.
Dia kemudian melanjutkan pendidikan Sarjana Sastra dan Psikologi di Kanada. Setelah lulus, dia kembali ke Palestina untuk bekerja sebagai pelatih kebugaran wanita, konselor nutrisi, dan guru Psikologi di Tepi Barat, Palestina.
Perjalanan Mengikuti Kontes Kecantikan
Perjalanan Nadeen di dunia kontes kecantikan dimulai dengan mulus.
Setelah lolos ke lima besar di ajang Miss Europe, ia mendapat tawaran besar untuk menjadi Miss Palestine dan berkompetisi di Miss Earth 2022.
Dengan mantap, Nadeen menerima kesempatan ini. Ini menjadi momen bersejarah, karena dia menjadi perempuan Palestina pertama yang berkompetisi di salah satu kontes kecantikan terbesar di dunia sejak tahun 2016.
Selama di Miss Earth, Nadeen memanfaatkan platformnya untuk menyuarakan isu lingkungan di Palestina, dengan fokus pada upaya perlindungan kijang Palestina yang terancam punah.
Ia bahkan menjelajahi berbagai pulau di Filipina, tempat kontes diselenggarakan, untuk bekerja sama dengan kelompok lingkungan setempat.
Berkat dukungan dari saudara-saudara Palestina di seluruh dunia, Nadeen berhasil meraih juara 3 di Miss Earth 2022.
Kemenangan ini baginya, jauh lebih besar dari sebuah gelar. Seperti yang ia nyatakan, kemenangannya bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan untuk seluruh warga Palestina, di tanah air maupun di belahan dunia lainnya.
Baca juga: Sosok Kseniya Alexandrova, Miss Universe Rusia yang Meninggal Dunia Usai Menabrak Rusa
Berkompetisi dalam Ajang Miss Universe 2025
Setelah kemenangannya di Miss Earth, Nadeen sebenarnya bisa langsung melaju ke Miss Universe.
Namun, ia membuat keputusan yang mengejutkan banyak pihak, yaitu ia sempat menolak tawaran tersebut.
Dilansir The Cut, Nadeen tidak tega untuk tampil di panggung hiburan global saat saudaranya di Palestina sedang menghadapi genosida.
Namun kini, dengan api semangat yang menyala, Nadeen melihat sebuah kesempatan yang berbeda.
Nadeen menyadari bahwa panggung Miss Universe adalah tempat yang sempurna untuk menyuarakan narasi kemanusiaan.
Pada 21 November 2025 mendatang, ia akan melenggang di Bangkok, Thailand, sebagai wakil dari setiap perempuan dan anak Palestina.
Ia akan membawa misi untuk menunjukkan ketangguhan dan kekuatan mereka kepada dunia.
Perjalanannya dari menolak kontes hingga akhirnya memutuskan untuk berkompetisi, menunjukkan bahwa bagi Nadeen, menjadi seorang beauty queen adalah tentang memiliki keberanian untuk berdiri, bersuara, dan menginspirasi, di mana pun ia berada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Institute For Middle East Understanding, The Cut