INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah dong ngalamin, sudah dandan kece, outfit sudah catchy, tapi somehow makeup-mu kok terasa nggak “nyambung” sama bajumu. Entah warna eyeshadow kebangetan, atau blush on terlalu pucat, dan hasilnya jadi rada “off”. Tenang, masalah itu bisa dihindari kok. Yuk, kita kulik bareng gimana cara milih warna eyeshadow dan blush on supaya outfit dan makeup kamu klop abis.
Step 1: Kenali Skin Tone dan Undertone Kamu Dulu
Sebelum pilih warna makeup, hal paling fundamental adalah tahu dulu skin tone dan undertone.
- Skin tone itu warna kulit yang kelihatan di permukaan, bisa cerah, medium, atau gelap.
- Undertone itu warna dasar kulit yang nggak berubah, misalnya warm (kekuningan/peachy/keemasan), cool (pink/pink kebiruan), atau netral.
Cara gampang tahu undertone: lihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Kalau kebiruan/ungu, kemungkinan “cool”. Kalau kehijauan, kemungkinan “warm”. Kalau keduanya nggak jelas, bisa netral.
Kalau kamu sudah tahu tone dan undertone kulitmu, kamu sudah setengah jalan buat tampil flawless!
Baca juga: Warna-warna Eyeshadow yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang, Bikin Wajah Makin Cerah
Step 2: Pilih Eyeshadow Sesuai Skin Tone, Lalu Cocokkan dengan Outfit
Setelah tahu tone kulitmu, sekarang waktunya pilih eyeshadow. Tapi jangan langsung cocokkan sama outfit dulu ya, mulailah dari kulitmu.
- Untuk kulit terang/fair: warna eyeshadow soft dan alami seperti nude, krem, champagne, atau pastel biasanya paling cocok.
- Untuk kulit medium (misalnya kuning langsat/sawo matang ringan): earthy tones, bronze, cokelat keemasan, rose gold, atau shimmer lembut bisa bikin mata tetap natural tapi menonjol.
- Untuk kulit gelap: warna lebih bold seperti plum, burgundy, dark brown, metallic, atau shimmer bisa bikin mata terlihat dramatis dan “pop”.
Setelah eyeshadow cocok dengan skin tone, baru deh pikirkan soal outfit:
- Kalau outfit berwarna terang atau bold, makeup mata dan blush on sebaiknya lebih soft dan netral agar fokus tetap ke outfit.
- Kalau outfit simpel/netral (hitam, putih, nude, earthy), kamu bebas bereksperimen dengan eyeshadow bold atau blush lebih stand out.
Intinya, jangan “copy-paste” warna outfit ke kelopak mata. Makeup harus melengkapi, bukan menyaingi.
Step 3: Pilih Blush On yang Selaras dengan Kulit dan Warna Makeup
Blush on bikin wajah segar dan “hidup”, tapi kalau salah warna hasilnya bisa pucat, kusam, atau menor.
- Kulit cerah + undertone cool: soft pink, baby pink.
- Kulit cerah + undertone warm: peach, pale coral.
- Kulit medium: rose, peach, coral, atau berry lembut, tergantung undertone.
- Kulit gelap: warna bold seperti coral kuat, deep berry, plum, atau terra-cotta.
Samakan tone blush on dengan c dan elemen makeup lainnya supaya hasilnya harmonis.
Baca juga: Cara Memilih Warna Blush On yang Tepat Sesuai Tone Kulit
Step 4: Sesuaikan Intensitas Makeup dengan Outfit dan Mood
Makeup bukan cuma soal warna, tapi juga intensitas.
- Untuk outfit dan kegiatan sehari-hari: pilih makeup lembut dan natural. Blending cukup halus supaya terlihat effortless.
- Untuk outfit bold atau acara malam: boleh eksperimen dengan shimmer, metallic, blush lebih keluar, atau highlighter.
Selalu jaga keseimbangan. Kalau mata sudah dramatis, bibir dan pipi cukup simpel, begitu juga sebaliknya.
Makeup itu seni, bukan aturan kaku. Tapi kalau mau tampil maksimal dan percaya diri, ada baiknya kenal dulu skin tone dan undertone kamu. Dengan begitu, pilihan eyeshadow dan blush bakal lebih “nyambung” sama kulit, outfit, dan vibe yang kamu inginkan.
Jadi, sebelum dandan dan pilih baju, luangkan 5–10 menit untuk lihat kondisi kulit dan outfit dulu. Setelah itu, kamu bisa mix and match lebih pede tanpa takut hasilnya terlalu rame atau kusam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lorealparisusa.com, Maybelline.co.id