INDOZONE.ID - Punya kulit sawo matang tapi ingin memakai tone up cream supaya wajah terlihat lebih cerah? Sabar dulu, ya! Supaya hasilnya glowing dan natural, bukan abu-abu atau “putih belang”, kamu perlu memilih produk dengan tepat. Banyak orang pernah gagal, wajah jadi terlalu pucat atau bahkan belang dengan leher. Nah, supaya kamu tidak terkena “efek siluman”, simak cara jitu memilih tone up yang cocok untuk kulit sawo matang.
Pahami dulu, tone up itu bukan berarti memutihkan, melainkan meratakan warna kulit.
Tone up cream atau foundation bertujuan membuat wajah terlihat lebih rata, cerah, dan glowing. Namun banyak produk tone up memiliki shade yang cukup terang, sehingga ketika digunakan pada kulit sawo matang dapat membuat wajah terlihat pucat atau abu-abu.
Karena itu, penting untuk mengenali undertone serta tingkat warna kulit sebelum memakai tone up. Jangan hanya tergiur klaim “brightening” atau “glowing” tanpa memastikan kecocokan dengan kulitmu.
Baca juga: 3 Rekomendasi Bedak untuk Kulit Sawo Matang khas Perempuan Indonesia
Cara Jitu Pilih Tone Up untuk Kulit Sawo Matang
1. Identifikasi undertone dan tingkat warna kulitmu
Sebelum mencari produk, perhatikan dulu undertone kulitmu, apakah warm (kuning/keemasan), cool (pinkish), atau neutral. L'Oréal Paris menyebut bahwa undertone sangat berpengaruh agar shade menyatu sempurna, karena undertone foundation/tone up harus selaras dengan undertone kulit agar tidak terlihat abu-abu.
Jika kulitmu sawo matang dengan undertone hangat atau netral, pilih shade dengan base warna beige, honey, caramel, atau warm-tan, bukan ivory atau porcelain yang terlalu putih.
2. Swatch dan tes di area yang tepat: rahang atau leher, bukan tangan
Jangan swatch tone up di tangan! Warna kulit tangan dan wajah bisa sangat berbeda. Cara yang benar adalah mengoles sedikit tone up di garis rahang hingga leher. Jika warnanya menyatu (blending tanpa garis tegas), berarti cocok.
3. Cek di cahaya alami dan tunggu beberapa menit
Pencahayaan toko atau kamar bisa menipu. Banyak tone up yang terlihat bagus di bawah lampu, tetapi saat dipakai di luar ruangan justru tampak pucat atau kelabu. Lakukan swatch di dekat jendela atau di luar ruangan pada pagi/siang hari agar warna aslinya muncul.
Jangan terburu-buru memilih; tunggu 5–10 menit setelah aplikasi. Beberapa tone up dapat berubah sedikit karena oksidasi atau reaksi dengan kulit.
4. Kalau tone up terasa terlalu terang, campur shade atau gunakan teknik layering
Jika shade tergelap di rangkaian tone up masih terasa terlalu terang, ada trik yang bisa dicoba. Salah satunya mencampur dua shade, misalnya shade natural/medium dengan shade terang agar hasilnya bisa disesuaikan dengan warna kulit. Banyak makeup artist menyarankan metode ini untuk kulit sawo matang yang sulit menemukan shade pas. Kamu juga bisa memakai tone up tipis-tipis, lalu blend dengan pelembap atau BB cream untuk menyamarkan perbedaan warna dan membuat hasilnya lebih natural.
Baca juga: Manfaat Tone Up Cream yang Harus Kamu Ketahui
Kesalahan yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya
- Swatch di tangan: hasil sering menipu karena warna tangan berbeda dari wajah.
- Memilih shade terlalu terang agar “terlihat cerah”: hasil akhirnya justru pucat dan belang dengan leher.
- Mengabaikan undertone: meski tingkat warna sudah pas, undertone yang tidak sesuai bisa membuat kulit terlihat abu-abu atau pinkish palsu.
- Langsung memakai full layer tone up: lebih aman menggunakan layering tipis terlebih dahulu, terutama untuk kulit sawo matang.
Kulit Sawo Matang Butuh Shade yang Nyaman dan Alami
Untuk kulit sawo matang, tone up tidak harus membuat wajah terlihat putih cerah seperti porselen. Pilih tone up yang menyatu dengan warna kulitmu: warm, natural, atau medium-tan bukan yang memaksakan efek “white-wash”.
Dengan teknik yang tepat seperti mengenali undertone, swatch di area rahang/leher, mengecek hasil di cahaya alami, serta sabar mencari shade dan blending yang pas, makeup bisa tetap glowing, sehat, dan natural tanpa menghilangkan karakter kulitmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Glamour.com, Lorealparis.com