Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 20:20 WIB

5 Makanan Pemicu Jerawat yang Sering Dikonsumsi, Wajib Mulai Dibatasi!

Author

Ilustrasi jerawat. (Timesofindia)

INDOZONE.ID - Pernah merasa sudah rajin skincare, tapi jerawat tetap saja muncul dan sulit dikendalikan? 

Bisa jadi penyebabnya bukan hanya dari luar, melainkan dari apa yang kita makan setiap hari. Tanpa sadar, makanan favorit yang sering kita nikmati ternyata dapat memicu peradangan dan memperburuk kondisi kulit.

Rasanya memang menggoda dan sulit ditolak, apalagi kalau sudah jadi kebiasaan.

Namun, kulit juga butuh perhatian dari dalam agar tetap sehat dan bersih. Yuk, kenali lima makanan pemicu jerawat yang sebaiknya mulai dibatasi demi kulit yang lebih terjaga, berikut ini.

1. Karbohidrat Olahan B

Karbohidrat olahan termasuk salah satu makanan penyebab jerawat yang sering dikonsumsi sehari-hari.

Jadi, orang yang mengonsumsi karbohidrat olahan dalam jumlah tinggi memiliki risiko jerawat lebih besar, dibandingkan mereka yang membatasinya.

Contohnya roti putih, pasta, mi instan, spageti, dan nasi putih. Jenis makanan ini dapat meningkatkan gula darah dengan cepat dan memicu peradangan pada kulit.

Oleh karena itu, penting untuk mengatur porsinya dan menyeimbangkan dengan makanan bergizi.

2. Soda

Konsumsi makanan manis berlebihan juga termasuk pemicu jerawat yang perlu diwaspadai.

Dalam jurnal NutriNet-Santé menemukan bahwa makanan tinggi gula atau lemak berkaitan dengan risiko jerawat 54% lebih tinggi, sementara minuman manis meningkatkan risiko hingga 18%. 

Baca juga: 5 Manfaat Retinol untuk Kulit Wajah, dari Atasi Jerawat hingga Anti Aging

Contohnya seperti soda, minuman kemasan, dan camilan tinggi gula tambahan. Gula berlebih dapat meningkatkan produksi minyak dan memicu peradangan pada kulit. Mengurangi konsumsi gula bisa membantu menjaga kulit tetap lebih sehat.

3. Junk Food 

Makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, nugget, dan hot dog memang praktis, tetapi juga tinggi kalori dan lemak. Kandungan tersebut dapat memicu peradangan dalam tubuh yang berkontribusi pada munculnya jerawat.

Konsumsi junk food berlebihan juga dapat mengganggu keseimbangan hormon dan produksi minyak pada kulit.

Jika ingin kulit lebih bersih, sebaiknya batasi konsumsi makanan cepat saji. Pilih makanan segar dan bergizi sebagai alternatif.

4. Cokelat Tinggi Gula 

Cokelat sering dikaitkan dengan jerawat, terutama cokelat dengan kandungan gula tinggi. Sejak lama, makanan ini diduga dapat memperburuk kondisi kulit pada sebagian orang.

Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Masker Alami, Lengkap Cara Mudahnya!

Namun, tidak semua cokelat memberi efek yang sama. Kamu bisa konsumsi dark chocolate, karena cokelat ini punya  kadar gula lebih rendah yang cenderung lebih aman dibandingkan cokelat manis.

Konsumsi secukupnya dan pilih cokelat rendah gula agar risiko jerawat lebih kecil.

5. Susu

Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara konsumsi susu, terutama susu skim, dengan munculnya jerawat. Semakin sering seseorang mengonsumsi susu, kemungkinan timbulnya jerawat juga bisa meningkat.

Salah satu dugaan penyebabnya adalah hormon alami dalam susu yang dapat memengaruhi produksi minyak pada kulit.

Meski efeknya berbeda pada setiap orang, membatasi konsumsi susu bisa membantu mengontrol jerawat. Perhatikan reaksi kulit setelah mengonsumsinya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline, WebMD

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU