Rabu, 22 APRIL 2026 • 14:20 WIB

Waspada! Kandungan Logam Beracun Ditemukan di Lipstik dan Lip Gloss

Author

Ilustrasi lispstik dan lip gloss mengandung logam beracun. (Freepik)

INDOZONE.ID - Sebuah penelitian terbaru menemukan adanya kandungan logam berbahaya dalam produk kosmetik bibir seperti lipstik dan lip gloss

Temuan ini tentu menjadi perhatian, mengingat produk digunakan sehari-hari oleh banyak orang. 

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of California (UC) Berkeley School of Public Health menguji 32 produk lipstik dan lip gloss yang umum dijual di apotek dan pusat perbelanjaan. 

Hasilnya, para peneliti menemukan kandungan logam seperti timbal (lead), kadmium, kadmium, kromium, aluminium, serta lima jenis logam lainnya.

Beberapa di antaranya terdeteksi dalam kadar yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

Baca juga: Tips Lipstik Tahan Lama agar Tetap On Point Seharian, Dijamin Anti Luntur

Menurut peneliti utama, S. Katharine Hammond, keberadaan logam dalam kosmetik sebenarnya bukan hal baru. Namun, yang menjadi perhatian adalah kadar atau jumlah logam tersebut.

"Yang jadi masalah bukan sekadar adanya logam, tapi seberapa besar kadarnya. Beberapa logam beracun ditemukan pada tingkat yang berpotensi berdampak dalam jangka panjang," jelasnya.

Produk lipstik dan lip gloss dinilai memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan kosmetik lain. Hal ini karena sebagian kecil produk dapat tertelan atau terserap ke dalam tubuh saat digunakan.

Peneliti memperkirakan, penggunaan rata-rata lipstik bisa menyebabkan seseorang menelan sekitar 24 miligram produk per hari. 

Sementara itu, penggunaan intensif, misalnya sering mengoles ulang, bisa mencapai hingga 87 miligram per hari.

Jika dikaitkan dengan batas aman asupan harian, penggunaan tersebut berpotensi menyebabkan paparan berlebih terhadap beberapa logam berbahaya.

Dalam penelitian ini, paparan kromium pada penggunaan rata-rata ditemukan bisa melebihi batas aman. Kromium diketahui berkaitan dengan risiko kanker, termasuk tumor pada lambung.

Sementara itu, penggunaan dalam jumlah tinggi berpotensi menyebabkan paparan berlebih terhadap aluminium, kadmium, dan mangan. 

Paparan mangan dalam jangka panjang diketahui dapat berdampak pada sistem saraf.

Logam timbal juga ditemukan dalam 24 produk yang diuji. Meskipun kadarnya relatif rendah untuk orang dewasa, tetap menjadi perhatian khusus bagi anak-anak. Pasalnya, tidak ada tingkat paparan timbal yang benar-benar aman bagi anak.

Para peneliti menegaskan bahwa temuan ini tidak berarti masyarakat harus langsung berhenti menggunakan lipstik atau lip gloss. 

Namun, hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari pihak berwenang.

Saat ini, di Amerika Serikat belum ada standar khusus yang mengatur batas kandungan logam dalam kosmetik. 

Baca juga: 7 Warna Lipstik yang Membuat Wajah Cerah dan Tampak Lebih Segar

Berbeda dengan Uni Eropa yang melarang penggunaan logam seperti kadmium, kromium, dan timbal dalam produk kosmetik, bahkan dalam jumlah kecil sekalipun.

Peneliti utama studi, Sa Liu, menyarankan agar lembaga pengawas seperti FDA memberikan perhatian lebih terhadap isu ini. 

Ia juga menilai perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memastikan keamanan produk kosmetik secara menyeluruh.

Meskipun kosmetik bibir masih aman digunakan dalam batas wajar, konsumen tetap perlu lebih waspada terhadap kandungan di dalamnya. 

Temuan ini menjadi pengingat bahwa produk yang digunakan sehari-hari pun perlu diawasi demi menjaga kesehatan jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: News.berkeley.edu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU