Kulit Terasa Kering Belum Tentu Jenis Dry Skin! Bisa Jadi Kulitmu Dehidrasi, Ini Cara Membedakannya
INDOZONE.ID - Pernah merasa wajah tiba-tiba kusam, makeup gampang pecah, kulit terasa ketarik, tapi anehnya wajah tetap berminyak?
Kalau pernah, jangan buru-buru menyalahkan jenis kulitmu.
Banyak orang langsung menganggap kondisi itu sebagai tanda punya tipe kulit dry skin, lalu panik membeli pelembap tebal atau skincare mahal yang katanya bisa “menyelamatkan” kulit. Padahal, masalah sebenarnya bisa jadi berbeda: kulit kamu mungkin cuma sedang dehidrasi.
Sekilas memang terdengar mirip. Sama-sama bikin wajah terasa nggak nyaman. Tapi faktanya, kulit kering dan kulit dehidrasi itu dua hal yang berbeda jauh.
Kalau salah mengenali, skincare yang dipakai bisa jadi cuma buang uang atau, lebih parah, bikin kondisi kulit makin rewel.
Baca juga: Strategi Para Dermatologis untuk Menenangkan Kulit yang Kering dan Dehidrasi
Dehydrated Skin: Kulit Lagi Haus, Bukan Kekurangan Minyak
Bayangkan tubuh manusia saat kurang minum. Bibir terasa kering, badan lemas, wajah tampak lesu.
Kulit juga bisa mengalami hal yang sama. Kulit dehidrasi terjadi ketika kulit kekurangan kadar air. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, termasuk orang dengan kulit berminyak sekalipun.
Jadi meskipun wajah kamu seperti kilang minyak di siang hari, bukan berarti kulitmu terhidrasi dengan baik. Tanda-tandanya biasanya seperti:
- wajah terlihat kusam dan capek
- muncul garis halus lebih jelas
- kulit terasa gatal
- area bawah mata tampak lebih gelap
- makeup sulit menempel mulus
- kulit terasa kencang setelah cuci muka
Salah satu cara sederhana untuk mengeceknya adalah dengan pinch test.
Coba cubit lembut kulit di area pipi atau punggung tangan selama beberapa detik. Kalau kulit butuh waktu lebih lama untuk kembali seperti semula, bisa jadi kulitmu sedang kekurangan air atau dehidrasi.
Meski begitu, tes ini bukan diagnosis mutlak, ya!
Dry Skin: Kulit Kehilangan “Pelindung Alami”
Kalau kulit dehidrasi ibarat orang haus, kulit kering lebih seperti seseorang yang lupa pakai jaket saat cuaca panas terik, perlindungannya berkurang.
Dry skin terjadi karena kulit kekurangan minyak alami atau lipid yang berfungsi menjaga skin barrier tetap sehat. Akibatnya, kelembapan gampang menguap dan kulit jadi lebih rentan iritasi. Ciri-cirinya biasanya meliputi:
- kulit bersisik
- mengelupas
- terasa kasar
- kemerahan
- mudah iritasi
Dalam kondisi tertentu, kulit kering juga bisa lebih rentan mengalami eksim, dermatitis, hingga psoriasis.
Baca juga: Jangan Anggap Sepele Masalah Kulit Dehidrasi, Ini 3 Tips Perawatan yang Bisa Dilakukan!
Kenapa Banyak Orang Salah Beli Skincare?
Ini yang sering terjadi, kulit dehidrasi langsung dibombardir dengan krim supertebal. Sementara kulit kering malah cuma diberi skincare berbasis hidrasi ringan.
Hasilnya? Kulit tetap bermasalah dan dompet ikut menangis. Padahal kebutuhan keduanya berbeda.
Untuk kulit dehidrasi, cari kandungan seperti hyaluronic acid, glycerin, dan aloe vera.
Sementara untuk dry skin, biasanya lebih cocok dengan ceramide, squalane, dan shea butter.
Sebelum Checkout Skincare Viral, Cek Kulitmu Dulu
Skincare viral memang menggoda. Packaging lucu, review menarik berseliweran di TikTok atau Shopee, dan diskon besar bikin sulit menahan diri. Tapi kalau kamu bahkan belum tahu kulitmu sebenarnya sedang kering atau dehidrasi, produk mahal pun belum tentu jadi solusi.
Intinya simpel: kalau wajah berminyak tapi terasa ketarik dan kusam, bisa jadi kulitmu sedang dehidrasi. Kalau wajah bersisik, kasar, dan gampang iritasi, kemungkinan kamu memang punya jenis kulit kering.
Jadi, sebelum asal checkout karena racun internet, pastikan dulu kamu benar-benar paham apa yang sedang “teriak” dibutuhkan kulitmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline