Jumat, 05 JUNI 2026 • 16:20 WIB

Vitamin C Tidak Boleh Dicampur dengan Apa? Bisa Memicu Iritasi Kulit

Author

Ilustrasi vitamin C serum (freepik.com)

INDOZONE.IDVitamin C jadi salah satu bahan skincare yang paling populer karena dipercaya bisa bantu bikin kulit lebih cerah, halus, dan kelihatan lebih sehat.

Banyak orang menggunakannya untuk membantu mencerahkan kulit, mengurangi kusam, serta menyamarkan bekas jerawat supaya wajah tampak lebih glowing.

Namun, penggunaan Vitamin C tidak bisa dilakukan sembarangan, terutama jika dicampur dengan bahan aktif tertentu. Alih-alih hasil glowing, kombinasi yang salah justru bisa memicu iritasi, perih, hingga breakout.

Karena itu, sebelum melakukan layering skincare, penting banget untuk tahu Vitamin C tidak boleh dicampur dengan apa saja supaya hasilnya tetap aman dan maksimal.

4 Bahan yang Tidak Boleh Dicampur Vitamin C

ilustrasi Vitamin C (freepik.com)

1. Vitamin C + Retinol

Vitamin C dan retinol sama-sama bagus untuk kulit, tapi tidak bisa dipakai bersamaan. Keduanya punya cara kerja berbeda sehingga bisa saling mengganggu jika dipakai dalam satu waktu.

Vitamin C butuh suasana asam agar bekerja maksimal, sedangkan retinol lebih stabil di kondisi netral. Kalau digabung, efek keduanya bisa jadi berkurang dan tidak optimal di kulit wajah.

Kombinasi ini juga bisa bikin kulit lebih sensitif, kering, dan mudah mengelupas. Lebih aman dipakai terpisah, misalnya Vitamin C pagi hari dan retinol digunakan pada malam hari saja.

Baca juga: Bye-Bye Kulit Kusam! Ini Alasan Serum AHA BHA PHA Jadi Andalan Banyak Orang

2. Vitamin C + AHA / BHA

AHA dan BHA adalah bahan eksfoliasi yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori. Tapi kalau dipakai bersama Vitamin C, kulit bisa jadi terlalu banyak terkena asam.

Kulit yang terlalu sering terkena bahan asam bisa terasa perih, panas, dan mudah merah. Ini tanda skin barrier mulai terganggu dan tidak lagi bekerja dengan baik melindungi kulit.

Jika dipakai terus menerus tanpa jeda, kulit bisa jadi sangat sensitif. Karena itu lebih aman gunakan AHA atau BHA di hari berbeda dari Vitamin C agar kulit tetap sehat.

3. Vitamin C + Niacinamide

Niacinamide sebenarnya cukup aman dipakai dengan Vitamin C, tetapi pada beberapa orang bisa menimbulkan reaksi ringan seperti kemerahan atau rasa hangat di wajah.

Hal ini terjadi karena ada reaksi ringan saat dua bahan aktif ini digunakan langsung bersamaan. Walaupun tidak berbahaya, kulit sensitif bisa merasa kurang nyaman.

Untuk hasil lebih aman dan maksimal, sebaiknya dipakai di waktu berbeda. Vitamin C bisa di pagi hari, sedangkan niacinamide dipakai pada malam hari. 

4. Vitamin C + Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah bahan untuk mengatasi jerawat dengan membunuh bakteri penyebabnya. Tapi bahan ini tidak cocok digunakan bersama Vitamin C dalam satu waktu.

Saat bertemu, benzoyl peroxide bisa merusak Vitamin C sehingga membuatnya cepat rusak dan tidak lagi efektif bekerja di kulit wajah.

Vitamin C yang rusak biasanya berubah warna menjadi lebih gelap. Karena itu, sebaiknya digunakan di waktu berbeda agar masing-masing tetap bekerja dengan baik.

Baca juga: Sunscreen Dulu atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar

Vitamin C punya banyak manfaat untuk kulit. Dengan pemakaian yang tepat dan tidak berlebihan, Vitamin C bisa membantu kulit terlihat lebih cerah, sehat, dan glowing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Beautyhaul.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU