INDOZONE.ID - Akupuntur wajah sekarang jadi perawatan yang populer, apalagi untuk yang ingin kulit terlihat lebih sehat dan glowing alami.
Selain memiliki manfaat untuk kecantikan, terapi ini juga dipercaya bisa membuat tubuh rileks dan pikiran jadi lebih tenang.
Akupuntur wajah dilakukan dengan menusukkan jarum tipis ke beberapa titik di wajah. Tujuannya, untuk bantu melancarkan aliran darah dan merangsang produksi kolagen alami.
Baca juga: 5 Ciri Makeup Kedaluwarsa yang Wajib Kamu Tahu, Jangan Dipakai Lagi!
Manfaat Akupuntur Wajah bagi Kulit dan Relaksasi
Berikut beberapa manfaat akupuntur wajah yang perlu kamu tahu.
1. Kulit Lebih Kencang
Akupuntur wajah bisa bantu merangsang produksi kolagen dan elastin. Hasilnya, kulit terasa lebih kenyal dan nggak gampang kendur.
2. Kurangi Garis Halus
Terapi ini juga dipercaya bisa membantu menyamarkan garis halus dan kerutan di wajah. Wajah jadi terlihat lebih fresh dan awet muda.
3. Wajah Lebih Glowing
Karena aliran darah jadi lebih lancar, kulit biasanya terlihat lebih cerah dan sehat setelah terapi.
Baca juga: Rekomendasi Kandungan Skincare untuk Cegah Penuaan Dini yang Wajib Dicoba
4. Mengurangi Mata Bengkak
Jika sering memiliki mata sembap atau kantung mata, akupuntur wajah juga bisa membantu menguranginya.
5. Mengatasi Jerawat
Akupuntur dipercaya bisa membantu meredakan peradangan di kulit. Cocok juga untuk yang memiliki masalah jerawat atau kulit sensitif.
6. Tubuh Lebih Rileks
Tidak hanya wajah yang dapat manfaat, tubuh juga bisa terasa lebih santai setelah terapi. Banyak orang merasa lebih tenang dan nyaman setelah akupuntur.
Baca juga: Tips Memakai Sunscreen agar Makeup Awet, Dijamin Tahan Seharian
7. Wajah Terlihat Lebih Fresh
Setelah rutin melakukan terapi, wajah biasanya terlihat lebih segar dan tidak kusam.
Meski memiliki banyak manfaat, pastikan kamu melakukan akupuntur wajah di tempat terpercaya dan ditangani tenaga profesional agar aman dan hasilnya memuaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klinik Bamed