Selasa, 02 JUNI 2026 • 19:45 WIB

Cuma Modal Air Beras, Kulit Bisa Tampak Lebih Muda? Begini Penjelasan yang Bikin Banyak Orang Kaget!

Author

Ilustrasi Air Beras. (Photo/Ilustrasi/Freepik)

INDOZONE.ID - Di tengah menjamurnya produk skincare dengan harga yang semakin fantastis, ternyata ada satu bahan sederhana yang masih jadi andalan banyak orang hingga sekarang: air beras.

Bahan yang biasanya langsung dibuang setelah mencuci beras ini ternyata menyimpan potensi manfaat untuk kesehatan kulit. Bahkan, sejumlah penelitian menemukan bahwa air beras, terutama yang telah difermentasi, memiliki kandungan yang dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan tampak lebih muda.

Tak heran jika tren mencuci wajah menggunakan air beras kembali ramai dibicarakan di media sosial dan menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit alami banyak orang.

Baca juga: Jangan Dibuang, Air Beras Ternyata Punya Banyak Manfaat di Bulan Ramadan Ini

Benarkah Air Beras Bisa Membantu Mencegah Keriput?

Jawabannya cukup menarik. Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2013 menemukan bahwa air beras fermentasi atau rice wine berpotensi membantu memperbaiki kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.

Bukan hanya itu, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa air beras fermentasi dapat meningkatkan produksi kolagen pada kulit. Kolagen sendiri merupakan protein penting yang berperan menjaga kulit tetap kenyal, elastis, dan tidak mudah mengalami tanda-tanda penuaan.

Saat kadar kolagen menurun, kulit biasanya mulai kehilangan kekencangannya sehingga garis halus dan kerutan menjadi lebih mudah muncul. Karena itu, kemampuan air beras fermentasi dalam mendukung produksi kolagen menjadi salah satu alasan mengapa bahan alami ini banyak dikaitkan dengan efek anti-aging.

Kaya Antioksidan, Musuh Utama Penuaan Dini

Ilustrasi orang tampak awet muda (freepik)

Keunggulan air beras tidak berhenti sampai di situ. Berbagai penelitian lainnya juga menemukan bahwa air beras fermentasi mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Senyawa ini berfungsi membantu melawan radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang dapat mempercepat proses penuaan kulit.

Paparan polusi, asap kendaraan, stres, hingga sinar matahari setiap hari dapat meningkatkan jumlah radikal bebas dalam tubuh. Akibatnya, kulit bisa terlihat lebih kusam, kehilangan elastisitas, dan lebih cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Karena itulah, kandungan antioksidan dalam air beras dianggap memiliki peran penting dalam membantu menjaga tampilan kulit tetap segar dan sehat.

Baca juga: 5 Manfaat Air Cucian Beras untuk Kecantikan yang Wajib Dicoba

Bisa Gantikan Skincare Mahal?

Meski manfaatnya terdengar menjanjikan, air beras bukanlah solusi ajaib yang bisa menggantikan seluruh rangkaian perawatan kulit.

Para ahli menilai penelitian mengenai manfaat air beras untuk wajah masih terus berkembang dan membutuhkan kajian lebih lanjut. Artinya, hasil yang dirasakan setiap orang bisa berbeda-beda. Selain itu, penggunaan air beras juga tidak dapat menggantikan produk penting seperti sunscreen yang berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar UV secara optimal.

Jika ingin mencoba, air beras bisa digunakan sebagai bagian dari perawatan tambahan. Namun, tetap perhatikan kondisi kulit masing-masing dan hentikan pemakaian apabila muncul iritasi atau reaksi yang tidak nyaman.

Jangan Keburu Buang Air Beras Setelah Membaca Ini!

Selama ini banyak orang menganggap air beras hanyalah limbah dapur yang tidak memiliki kegunaan. Padahal, sejumlah penelitian justru menemukan adanya kandungan yang berpotensi membantu menjaga kulit tetap sehat dan tampak lebih muda.

Meski manfaatnya masih terus diteliti, fakta bahwa air beras fermentasi mengandung antioksidan dan dapat mendukung produksi kolagen membuat bahan sederhana ini semakin menarik untuk dilirik. Jadi, lain kali saat mencuci beras, mungkin yang terbuang bukan sekadar air biasa. Bisa jadi, ada potensi perawatan kulit alami yang selama ini luput dari perhatian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU