Rabu, 08 JULI 2026 • 17:16 WIB

Face Mapping Jerawat, Benarkah Bisa Menunjukkan Penyebabnya?

Author

Ilustrasi Face Mapping Jerawat Berdasarkan Penyebabnya. (Freepik)

INDOZONE.ID - Jerawat bisa muncul di berbagai area wajah, mulai dari dahi, pipi, dagu, hingga garis rambut.

Banyak orang percaya letak jerawat bisa memberi petunjuk tentang penyebabnya atau yang dikenal dengan istilah face mapping.

Meski begitu, penyebab jerawat sebenarnya tetap dipengaruhi banyak faktor, seperti produksi minyak berlebih, pori-pori yang tersumbat, bakteri, hingga perubahan hormon.

Baca juga: Skin AIdentify: Teknologi AI yang Bantu Kenali Kondisi Kulit Lebih Dini Lewat Selfie

Jika kamu sering bertanya kenapa jerawat muncul di area tertentu, berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.

Face Mapping Jerawat Berdasarkan Penyebabnya

1. Jerawat di Pipi

Jerawat di pipi sering dipicu oleh kebiasaan sehari-hari, misalnya menempelkan ponsel ke wajah saat menelepon, jarang mengganti sarung bantal, atau menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih.

Gesekan dan kotoran yang menempel bisa memicu pori-pori tersumbat. Agar risikonya berkurang, biasakan membersihkan layar ponsel secara rutin, ganti sarung bantal setidaknya seminggu sekali, dan hindari memegang wajah sembarangan.

Baca juga: 6 Model Rambut Cepak Tentara Keren untuk Pria agar Tampil Rapi dan Maskulin

2. Jerawat di Garis Rambut

Jika jerawat sering muncul di sekitar garis rambut, penyebabnya bisa berasal dari produk penata rambut seperti pomade atau hair wax.

Produk berbahan dasar minyak dapat menyumbat folikel rambut dan memicu munculnya jerawat.

3. Jerawat di Dagu

Jerawat di dagu sering dikaitkan dengan perubahan hormon, terutama pada wanita. Kondisi ini biasanya muncul menjelang menstruasi atau akibat pengaruh kontrasepsi hormonal.

Perubahan hormon dapat merangsang produksi minyak berlebih yang akhirnya menyumbat pori-pori.

4. Jerawat di Dahi dan Hidung

Area dahi dan hidung atau T-zone memang cenderung lebih berminyak dibanding bagian wajah lainnya. Produksi minyak berlebih, kurang tidur, dan stres bisa membuat jerawat lebih mudah muncul di area ini.

Baca juga: Skincare Saja Gak Cukup, Lengkapi Perawatan Kulit dengan Vitamin Berikut

Menjaga kualitas tidur, mengelola stres, serta menghindari kebiasaan menyentuh wajah bisa membantu mengurangi risiko jerawat di T-zone.

Konsep face mapping memang belum bisa dijadikan patokan untuk menentukan penyebab jerawat secara pasti.

Namun, memperhatikan lokasi munculnya jerawat tetap bisa membantu kamu mengenali kebiasaan atau faktor yang mungkin menjadi pemicunya sehingga perawatan kulit bisa lebih tepat sasaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Siloam Hospilats

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU