Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 19:35 WIB

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh, dari Linta Baro hingga Dara Baro yang Penuh Makna

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh, dari Linta Baro hingga Dara Baro yang Penuh MaknaMengenal pakaian adat tradisional Aceh. (Pinterest)

INDOZONE.ID - Berbicara tentang kekayaan budaya Indonesia, Provinsi Aceh punya tempat istimewa.

Selain sejarahnya yang kental, pakaian adat tradisionalnya juga dikenal sangat indah dan penuh makna.

Dikenal secara umum sebagai Ulee Balang, pakaian ini tidak hanya sekadar busana, tetapi juga cerminan dari identitas, status, dan nilai-nilai luhur masyarakat Aceh.

Pakaian adat tradisional ini kini lebih sering dikenakan dalam acara-acara sakral, terutama pernikahan.

Baca juga: 5 Pakaian Adat Tradisional di Indonesia yang Unik, Jadi Cerminan dan Filosofi Bangsa

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh

Mari kita kenali lebih dekat detail dari busana tradisional Aceh yang menawan ini.

Linto Baro: Pakaian Adat Tradisional untuk Pria Aceh

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh, dari Linta Baro hingga Dara Baro yang Penuh MaknaMengenal pakaian adat tradisional Aceh. (Pinterest)

Pakaian adat pria Aceh dikenal dengan nama Linto Baro. Busana ini terlihat gagah dan elegan, terdiri dari beberapa komponen utama, seperti berikut:

  • Baju Meukeusah: Baju atasan berlengan panjang yang biasanya berwarna hitam. Kerahnya tinggi dan berhiaskan sulaman benang emas yang rumit, memberikan kesan mewah.
  • Saluar: Celana panjang berwarna sama dengan baju. Ciri khasnya adalah bagian pinggang yang lebar dan ujung kaki yang dihias dengan motif senada.
  • Ija Sawak: Kain sarung berbahan sutra yang dililitkan di pinggang hingga lutut. Kain ini biasanya memiliki motif songket Aceh yang khas dan berkilauan.
  • Meukeutop: Topi khas Aceh yang bentuknya seperti peci bertingkat. Topi ini terbuat dari kain tenun dengan lilitan songket dan sulaman benang emas, menjadi simbol status dan kehormatan.

Sebagai pelengkap, pria Aceh juga kerap menyematkan Rencong, senjata tradisional Aceh, di bagian pinggang sebagai simbol keberanian dan pertahanan diri.

Dara Baro: Pakaian Adat untuk Wanita Aceh

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh, dari Linta Baro hingga Dara Baro yang Penuh MaknaMengenal pakaian adat tradisional Aceh. (Pinterest)

Pakaian adat wanita Aceh, atau Dara Baro, tampil dengan sangat anggun dan memesona.

Busana ini menonjolkan keindahan dan kekayaan melalui perhiasan serta sulaman yang mendetail. Komponen utamanya adalah:

  • Baju Kurung: Baju atasan berlengan panjang dengan leher bundar yang dihiasi sulaman benang emas. Baju ini biasanya berbahan sutra atau beludru dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning, atau hijau.
  • Ija Panyang: Kain sarung berbahan sutra yang menutupi bagian bawah. Motifnya kaya dan warnanya serasi dengan atasan.
  • Perhiasan: Inilah yang membuat Dara Baro terlihat sangat megah. Di antaranya adalah Patam Dhoe, mahkota atau hiasan kepala dengan ukiran motif bunga. Ada juga Keureusang (bros), Tala (kalung dada), gelang, dan anting-anting yang terbuat dari emas atau perak berukir.

Baca juga: Unik, Inilah 34 Pakaian Adat Tradisional di Indonesia

Makna Filosofis di Balik Keindahan Pakaian Adat Tradisional Aceh

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh, dari Linta Baro hingga Dara Baro yang Penuh MaknaPakaian adat tradisional Aceh. (Instagram/studio_ferdian_jaya)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Traveloka, Gramedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Pakaian Adat Tradisional Aceh, dari Linta Baro hingga Dara Baro yang Penuh Makna

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!