Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 31 JANUARI 2026 • 14:15 WIB

Mengenal Tradisi Yu Sheng di Komunitas Hakka, Simbol Rezeki dan Keharmonisan

Mengenal Tradisi Yu Sheng di Komunitas Hakka, Simbol Rezeki dan KeharmonisanIlustrasi makanan ketika prosesi Yu Sheng (ANTARA)

INDOZONE.ID - Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan keberagaman, baik suku, ras, dan agama, salah satunya yaitu komunitas Hakka.

Komunitas ini sudah hadir di Indonesia sejak ratusan tahun lalu berdasarkan berbagai koleksi dan dokumentasi.

Salah satu prosesi atau tradisi yang dikenal di komunitas Hakka adalah Yu Sheng, yang mempunyai makna harapan atas keberlimpahan rezeki hingga keharmonisan keluarga.

Perwakilan Komunitas Hakka, Jimmy S. Herlambang, menyebut bahwa prosesi ini memiliki arti bagus, khususnya untuk rezeki, kesehatan, dan keharmonisan.

Ia mengatakan bahwa tradisi ini populer di tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Baca juga: Apa Itu Ziarah Kubro? Tradisi Ziarah Massal Khas Palembang Jelang Ramadhan

"Ada arti yang sangat bagus sekali ada untuk rejeki, ada untuk kesehatan, untuk harmonis keluarganya, semuanya maka ini sangat dikaitkan sekali sama masyarakat Tionghoa jadi setiap tahun itu diadakan yang sangat populer adalah dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu tiga negara yang terutama tentunya di China juga ya," katanya.

Dalam prosesi Yu Sheng, terdapat 10 hidangan atau lebih seperti wortel, lobak, kol ungu, ikan, hingga kacang yang digoreng cokelat keemasan.

Hidangan seperti salad sayur ini juga dilengkapi dressing atau saus untuk menambah rasa. Biasanya, saus yang digunakan yaitu berasal dari plum dan minyak aroma, sehingga bisa menambah rasa manis, asam, dan gurih. Selanjutnya, Jimmy menyebut hidangan ikan sebagai simbol dari keberlimpahan rezeki.

"Ikan sebenarnya itu artinya masih sisa jadi rejeki yang kita dapatkan satu tahun itu masih ada sisa di akhir tahun jadi tidak habis, berarti kita untung besar di akhir tahun uang itu harta masih ada," jelasnya.

Baca juga: Apa Saja Properti Tari Jaipong? Ini Penjelasannya

Prosesi ini dilakukan oleh anggota keluarga, dengan mengaduk sayur atau salad bersamaan menggunakan sumpit, lalu mengangkatnya dengan tinggi.

"Makin tinggi diangkat jadi hokinya dan keharmonisannya makin tinggi itu ceritanya begitu," tambah dia.

Tradisi ini sudah berusia ribuan tahun lalu, serta digelar ketika perayaan Imlek tiba sampai pada Cap Go Meh atau 15 hari pasca Imlek. Tak hanya itu, masyarakat Tionghoa biasanya mulai cocok tanam di musim semi, yang dimulai ketika Imlek.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Tradisi Yu Sheng di Komunitas Hakka, Simbol Rezeki dan Keharmonisan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!