INDOZONE.ID - Puasa Rajab adalah salah satu puasa sunnah yang biasa dilakukan umat Islam saat memasuki bulan Rajab.
Bulan ini termasuk istimewa karena masuk dalam empat bulan mulia dalam kalender Hijriah.
Walaupun tidak wajib, puasa Rajab sering dijadikan momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Apalagi, Rajab kerap disebut sebagai gerbang awal menuju Ramadan.
Tak heran, menjelang akhir Desember 2025, banyak umat Muslim mulai mencari tahu soal puasa Rajab, mulai dari pengertiannya, jadwal puasa, hingga kalender lengkapnya.
Supaya lebih jelas, yuk simak penjelasan lengkap tentang puasa Rajab berikut ini.
Baca juga: 6 Bacaan Zikir yang Dianjurkan untuk Diamalkan Selama Bulan Rajab
Penjelasan Puasa Rajab
Dalam ajaran Islam, bulan Rajab termasuk bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan.
Bulan ini datang setelah Jumadil Akhir dan sebelum Syaban, sehingga sering dimanfaatkan sebagai waktu untuk memperbaiki kualitas ibadah.
Para ulama mengibaratkan Rajab sebagai waktu menanam kebaikan, Syaban sebagai masa merawat, dan Ramadan sebagai saat memanen pahala.
Karena itu, banyak umat Islam mulai memperbanyak amal sejak Rajab, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah.
Puasa di bulan Rajab memiliki nilai tersendiri karena dilakukan di waktu yang penuh kemuliaan. Namun, tetap ada ketentuan yang perlu diperhatikan.
Ketentuan Puasa Rajab
Puasa Rajab hukumnya sunnah dan sangat dianjurkan. Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa puasa lebih utama dilakukan pada waktu-waktu istimewa, baik harian, mingguan, bulanan, maupun tahunan.
Rajab termasuk salah satu bulan yang dimuliakan bersama Muharram, Dzulhijjah, dan Syaban.
Meski begitu, puasa Rajab tidak dianjurkan dilakukan penuh selama satu bulan.
Beberapa sahabat Nabi bahkan memakruhkan puasa Rajab sebulan penuh karena dikhawatirkan menyerupai puasa Ramadan.
Sebagai gantinya, puasa Rajab lebih dianjurkan dilakukan di hari-hari utama, seperti:
- Puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah)
- Puasa Senin dan Kamis
- Puasa pada hari Jumat
Dengan cara ini, keutamaan puasa tetap bisa diraih tanpa melanggar anjuran para ulama.
Perkiraan Awal Bulan Rajab 2025
Berdasarkan kalender Hijriah yang berlaku di Indonesia, bulan Rajab 1447 H (2025) diperkirakan mulai pada Minggu, 21 Desember 2025 atau Senin, 22 Desember 2025, tergantung hasil rukyatul hilal dan penetapan resmi pemerintah.
Menariknya, awal Rajab tahun ini bertepatan dengan masa libur akhir tahun.
Ini bisa jadi momen yang pas bagi keluarga Muslim untuk mengisi liburan dengan kegiatan ibadah, seperti puasa sunnah, mengajak anak belajar puasa, dan memperbanyak amal kebaikan.
Baca juga: Doa Jumat Terakhir Bulan Rajab: Amalan Agar Rezeki Tidak Putus Sepanjang Tahun
Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Rajab 2025
Di bulan Rajab, umat Islam tidak diwajibkan berpuasa sebulan penuh. Namun, ada beberapa puasa sunnah yang bisa dikerjakan, di antaranya:
1. Puasa Ayyamul Bidh
Dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 Rajab:
- Jumat, 2 Januari 2026
- Sabtu, 3 Januari 2026
- Minggu, 4 Januari 2026
2. Puasa Senin dan Kamis
Puasa ini bisa dilakukan secara rutin selama bulan Rajab, antara lain:
- Desember 2025: 22, 25, dan 29 Desember
- Januari 2026: 1, 5, 8, 12, 15, dan 19 Januari
3. Puasa di Awal Bulan Rajab
Sebagian ulama juga menganjurkan puasa di hari-hari awal Rajab, terutama tanggal 1–10 Rajab, sebagai bentuk penghormatan terhadap kemuliaan bulan ini.
Namun, anjuran ini tetap tidak disertai keyakinan adanya keutamaan khusus tanpa dalil yang jelas.
Kalender Bulan Rajab 1447 H
Bulan Rajab 1447 H diperkirakan berlangsung dari 21 Desember 2025 hingga 19 Januari 2026.
Selama periode ini, umat Islam bisa mengatur waktu untuk menjalankan puasa sunnah dan ibadah lainnya sesuai kemampuan.
Dengan mengetahui jadwal dan kalender Rajab sejak awal, ibadah pun bisa direncanakan dengan lebih matang dan khusyuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara