Sabtu, 09 MEI 2026 • 18:40 WIB

Lebaran Depok 2026 Angkat Tradisi Pasar Pengabisan, Ajak Generasi Muda Nostalgia

Author

Sekretaris Umum KOOD Berbudaya, Nina Suzana berbelanja di Pasar Penghabisan pada rangkaian Lebaran Depok 2026 yang digelar 5-9 Mei 2026. (Diskominfo Depok)

INDOZONE.ID - Tradisi Pasar Pengabisan kembali dihadirkan dalam rangkaian acara Lebaran Depok 2026

Tradisi ini bukan sekadar pasar biasa, tetapi menjadi cara untuk mengenalkan kehidupan masyarakat Depok tempo dulu kepada generasi muda, khususnya suasana menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Umum Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) Berbudaya, Nina Suzana mengatakan Pasar Pengabisan dulunya menjadi momen penting bagi warga untuk membeli kebutuhan terakhir sebelum Lebaran tiba.

Baca juga: Ronggeng Gunung Pangandaran, Warisan Budaya Penuh Sejarah dan Filosofi

Menurut Nina, masyarakat zaman dahulu memiliki kebiasaan mempersiapkan Idul Fitri jauh-jauh hari. 

Berbagai kegiatan dilakukan secara bertahap, mulai dari membersihkan rumah, mencuci peralatan, hingga mencari bahan makanan dan pakaian baru.

"Kalau emak-emak usia 50 tahun ke atas pasti masih ingat suasana itu. Orang tua dulu sudah sibuk mempersiapkan Lebaran dari mulai ngubek empang, mencuci perabotan, sampai membeli baju untuk anak-anak,” ujar Nina di Depok, seperti dilansir Antara pada Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, tradisi Pasar Pengabisan muncul karena pasar pada masa itu biasanya tutup selama dua hingga tiga hari saat Lebaran. 

Karena itu, masyarakat memanfaatkan hari terakhir sebelum Idul Fitri untuk berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga.

Tidak hanya membeli bahan makanan, orang tua pada masa itu juga biasanya membeli pakaian baru untuk anak-anak mereka agar bisa dipakai saat Hari Raya.

Baca juga: 10 Nama Tarian Daerah dan Asalnya, Kamu Wajib Tahu!

Bahkan, baju tersebut sering dipakai bergantian selama beberapa hari Lebaran.

Melalui acara Lebaran Depok 2026 yang berlangsung pada 5–9 Mei 2026, tradisi Pasar Pengabisan kembali diangkat agar generasi muda mengenal sejarah dan budaya lokal yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Depok.

"Lewat Lebaran Depok ini, kami ingin anak cucu kita memahami bahwa tradisi seperti ini adalah bagian dari budaya masyarakat Depok," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU