INDOZONE.ID - Selera fashion orang Indonesia dipuji para pegiat fashion kelas dunia. Tampilan busana orang Indonesia selalu terlihat stylish di berbagai occasion.
Ternyata sejak 25 tahun lalu Indonesia dikenal sebagai destinasi fashion penuh gaya. Setiap orang berlomba ingin tampil modis, sekalipun cuma ke pasar.
Kebiasaan ini jadi peluang brand internasional menyasar pasar Indonesia. Bahkan mereka terheran-heran dengan permintaan akan produk terbaru, terbaik, dan edisi terbatas dari konsumen Indonesia. Jawabannya sederhana, yakni mereka selalu online dan terhubung.
Hal itu diakui Managing Director Louis Vuitton Indonesia Simpwati Simarno. Ia memberikan perspektif Indonesia terhadap dinamika industri mode dan kemewahan global.
Ia menegaskan, internasional, termasuk Prancis, menilai bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar yang paling penting, karena selalu terlihat stylish.
"Banyak kawan-kawan saya bertanya, mengapa setiap kali orang Indonesia datang ke gerai kami, mereka selalu meminta yang terbaru dan terbaik. Bahkan mereka ingin produk yang terbatas. Saya jawab, karena semuanya serba terhubung. Mereka bisa update dengan tren fashion terkini, termasuk yang sedang menjadi tren global," terangnya dalam acara seminar fashion di IFI Thamrin, Jakarta, Selasa 29 Juli 2025.
Baca juga: Wastra dan Modest Fashion Jadi Senjata Baru Promosi Wisata
Sementara itu, Founder LAKON Indonesia Thresia Mareta menambahkan, ketika bicara soal budaya, banyak hal terlibat di dalammya. Dalam seminar ini saja sudah terlihat, para desainer, pengrajin, pendidik, jurnalis, dan profesional mode dari kedua negara dipertemukan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang di industri fashion dan kerajinan global.
"Tidak hanya barangnya, tetapi juga cara berpikir, wisdom, kebijakan, dan ilmu pengetahuan. Dalam konteks ini, kita juga harus punya kreativitas tanpa kehilangan identitas," ujar Thresia, dalam kesempatan sama.
Baca juga: Deretan Desainer Katy Perry, Beyonce hingga Korea Unjuk Gigi di JF3, Digelar Kapan?
Seperti goals besar LAKON yang mengadirkan PINTU sebagai platform industri mode terpadu dan unggulan. Kini bahkan menyasar gen z yang suka tampil fashionable dan gaya up to date.
"Kami juga ingin mendorong generasi muda dapat bertumbuh dan mengeksplorasi budaya," tambahnya.
Perlu diketahui juga, kolaborasi antara Indonesia dan Prancis terus berkembang pesat. Salah satu sektor yang dikembangkan adalah industri kreatif fashion. Collab diawali dengan inisiatif PINTU, yang merupakan program inkubator fashion.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Y.M. Fabien Penone, memberikan sambutannya. Begitu juga Direktur Ecole Duperré Paris Alain Soleil membahas tren budaya dan estetika global dari perspektif Paris. Lalu ada Chairman JF3 Soegianto Nagaria.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan