Musa Widyatmodjo. (Instagram/@musa.widyatmodjo)
INDOZONE.ID - Perancang Busana Musa Widyatmodjo mengungkapkan secara detail bagaimana dunia fashion alami evolusi dari 10 tahun lalu hingga sekarang.
Terutama pada industri garmen atau pakaian jadi yang diproduksi massal dengan jumlah yang sangat banyak di Indonesia ini telah membawa perubahan signifikan dalam beberapa dekade terakhir.
Kemajuan teknologi komputerisasi telah memungkinkan proses produksi yang lebih efisien dan akurat.
Baca Juga: Popularitas Warna Hitam Selalu Dicintai di Dunia Fashion hingga Furniture Matras
Alat-alat mesin penunjang produksi yang canggih telah meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Selain itu, teknologi komputerisasi juga telah memungkinkan desain-desain yang lebih kompleks dan detail, sehingga meningkatkan estetika produk garmen.
"Secara umum tentunya evolusi yang terjadi adalah kepada kemajuan teknologi komputerisasi kecanggihan alat mesin-mesin penunjang produksi dan teknologi komputerisasi dalam membuat gambar-gambar desain, printing textil sampai dengan produksi garment nya," kata Musa Widyatmodjo saat diwawancarai Indozone, Kamis (12/6/2025).
Proses printing tekstil yang lebih cepat dan akurat juga telah meningkatkan efisiensi produksi. Dengan demikian, industri garmen di Indonesia telah menjadi lebih kompetitif dan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat.
Dalam era digital ini, AI juga memegang peranan penting dalam mempromosikan fashion di media sosial. Dengan kemampuan AI untuk mengolah gambar dan video, konten promosi fashion bisa dikurasi lebih kreatif dan menarik lagi.
AI dapat membantu menciptakan foto dan video presentasi fashion show yang memukau, sehingga meningkatkan kesadaran merek dan penjualan.
"Demikian juga peranan AI seperti yang bisa kita lihat di video-video sosial media dari segi promosi foto sampai video presentasi fashion show," lanjutnya.
Musa juga menekankan bahwa industri pakaian seragam harus bisa mengadaptasi tren desain yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan mengintegrasikan kepekaan warisan budaya, individualitas, dan konsep "Rest and Relax" dalam desain fashion, industri bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan desain yang lebih inovatif dan berkualitas.
"Selain mengadaptasi trend desain fashion seperti Kepekaan Warisan Budaya, Individual Personality, Rest and Relax. Serta pemakaian program komputer dalam menggambar sketsa desain dan motif textil serta digital printing textil," jelasnya.
Teknologi komputer dan digital printing tekstil juga memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi produksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara