Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 08 MARET 2026 • 16:00 WIB

Blooming Ramadan, Gamis Bini Orang, hingga Busana Kuning Mentega Ramaikan Tren Lebaran 2026

Blooming Ramadan, Gamis Bini Orang, hingga Busana Kuning Mentega Ramaikan Tren Lebaran 2026Tren baju Lebaran blooming ala bunga bermekaran warnai perayaan Idul Fitri 2026. (Dewi Kania/Z Creators)

INDOZONE.ID - Gamis Bini Orang, gamis rompi lepas, hingga busana muslim berwarna kuning mentega tengah menjadi tren di Hari Raya Idul Fitri 2026. Selain itu, baju Lebaran bertema blooming tak kalah cantik mewarnai perayaan Hari Kemenangan tahun ini.

Nuansa baju Lebaran bunga bermekaran ini tampak jelas dalam acara Ramadan Runway 2026 di Kota Kasablanka. Bahkan, ada 60 desainer ternama serta 80 tenant lokal yang menjual busana muslim bertema blooming.

“Tahun ini kita mengusung tema Blooming Ramadan, karena kita ingin ada sesuatu yang lebih. Konsep panggung totalnya hampir 50 meter, dari dekorasi ada berbagai macam bunga-bunga dan nuansa industrial,” kata Fashion Designer APPMI Jakarta, Ariy Arka, saat konferensi pers.

Baca juga: Inspirasi Baju Lebaran 2026, Gaya Flowy hingga Tailoring Modern Jadi Sorotan

Ariy menjelaskan, tema Blooming Ramadan terinspirasi dari musim spring/summer di luar negeri yang terjadi di awal tahun. Sementara di Indonesia, pada periode yang sama mulai banyak bunga yang bermekaran.

“Kita ingin menghadirkan sesuatu yang berkelanjutan, dan musimnya di bulan ini kita berbunga-bunga, karena kita bahagia menyambut Lebaran,” tuturnya.

Lebih lanjut, tema baju Lebaran blooming ini tak sebatas pada motif atau pattern. Warna-warna khas dari bunga, pohon, hingga akar-akarnya juga bisa menjadi inspirasi.

“Karena blooming itu tidak hanya flower, tetapi juga bisa mengambil warna dari akar-akarnya yang tropis. Jadi, banyak sekali yang bisa diadopsi,” imbuh Ariy.

Baca juga: 5 Tren Baju Muslim Pria Lebaran 2026 yang Bikin Kamu Auto Jadi Pusat Perhatian

Sementara itu, General Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan, menilai bahwa Ramadan Runway 2026 dapat menjadi ajang showcasing designer, alias wadah bagi para desainer untuk menunjukkan hasil karya mereka. Selain itu, ia juga berharap brand lokal bisa naik kelas.

“Sudah saatnya produk Indonesia, buatan desainer Indonesia, tak kalah cantik dan keren. Kami ingin menggerakkan ekonomi Indonesia melalui barang-barang buatan sendiri. Jangan sampai produk lokal kita kalah dari luar negeri,” tutup Agung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Blooming Ramadan, Gamis Bini Orang, hingga Busana Kuning Mentega Ramaikan Tren Lebaran 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!