Ilustrasi kaos oversize (ozzakonveksi.com)
INDOZONE.ID - Tren fashion di kalangan anak muda terus alami transformasi unik dan adaptif seiring berjalannya waktu.
Salah satu fenomena gaya jalanan (streetwear) yang kini kembali merajai lemari pakaian anak muda adalah penggunaan kaos berukuran longgar atau oversize.
Jika kamu memperhatikan sekeliling, potongan baju yang sengaja dibuat melebihi ukuran tubuh normal ini telah bergeser dari sekadar pakaian santai rumahan menjadi sebuah identitas fesyen yang sangat berkarakter di ruang publik.
Menariknya, tren ini sebenarnya bukanlah sebuah inovasi yang benar-benar baru, melainkan sebuah siklus kebudayaan yang lahir kembali dengan sentuhan modern.
Baca juga: 6 OOTD Kaos Oversize dengan Celana dan Rok untuk Wanita Hijab
Gaya ini berakar dari kultur hip-hop dan papan seluncur (skateboard) di Amerika Serikat pada era 1980 hingga 1990-an sebagai bentuk ekspresi kebebasan dari standar berbusana yang kaku.
Di Indonesia sendiri, kebangkitan tren baju longgar unisex ini mendapat dorongan masif dari gelombang K-Pop dan drama Korea sejak pertengahan 2010 an yang mengubah preferensi gaya berbusana satu generasi.
Biar kamu makin paham mengapa busana ini begitu digandrungi, mari kita ulas alasan kuat di baliknya.
Simak pembahasan secara lengkap mengenai mengapa tren kaos oversize masih menjadi favorit beberapa orang berikut ini:
Faktor utama yang membuat banyak orang langsung jatuh cinta pada pandangan pertama dengan jenis pakaian ini adalah tingkat kenyamanan fisiknya yang tidak tertandingi.
Potongan kain yang longgar memastikan tidak ada tekanan berlebih pada bagian bahu maupun rasa sesak di dada, sehingga kamu bisa bebas bergerak seharian tanpa hambatan.
Terlebih lagi untuk daerah tropis yang cenderung panas, rongga udara yang luas pada kaos ini sangat efektif membantu kulit kamu bernapas dengan lebih leluasa.
Keunggulan lain yang ditawarkan oleh selembar baju longgar ini adalah versatilitas atau kemudahannya untuk dipadupadankan dengan berbagai jenis pakaian lain.
Kamu bisa bereksperimen menciptakan puluhan kombinasi gaya yang berbeda hanya dengan memanfaatkan celana kargo, jins ketat, hingga teknik pakaian berlapis (layering).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Commongoods.id