Ilustrasi tren stacking jewerly, cara anak muda tunjukkan karakter lewat perhiasan (Pinterest)
INDOZONE.ID - Belakangan ini tren stacking jewerly makin ramai dipakai anak muda.
Mulai dari cincin, gelang, sampai kalung kini gak lagi dipakai satuan, tapi ditumpuk dan dipadukan untuk menciptakan gaya yang lebih personal dan unik.
Tren ini bukan cuma soal tampil fashionable, tapi juga jadi cara banyak orang menunjukkan karakter dan identitas diri lewat aksesori yang mereka pakai.
"Meningkatnya popularitas stacking jewelry menunjukkan kalau sekarang orang makin suka produk yang bisa merepresentasikan karakter dan gaya personal mereka," ujar Senior Director of Business Development Adi Rahardja, seperti dilansir Antara, Selasa (16/6/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa tren ini memberi kebebasan bagi setiap orang untuk bereksperimen dengan berbagai model perhiasan sesuai selera masing-masing.
Baca juga: 5 Penampilan Perhiasan Selebriti yang Paling Menawan di Emmy Awards 2025
Necklace layering, salah satu tren stacking jewerly yang lagi hits. (Pinterest)
Salah satu gaya yang paling populer adalah necklace layering, yaitu memakai beberapa kalung dengan panjang berbeda dalam satu look.
Biasanya dipadukan dengan liontin inisial nama, simbol tertentu, atau charm yang punya makna personal bagi pemakainya.
Stacking cincin, salah satu tren stacking jewerly yang lagi hits. (Pinterest)
Nggak cuma kalung, stacking cincin juga lagi banyak diminati karena bisa bikin tampilan terlihat lebih stylish tanpa perlu aksesori berlebihan.
Banyak orang mulai mengkombinasikan cincin simpel dengan model yang lebih bold atau bertekstur agar tampilannya makin standout.
Gelang berlapis, salah satu tren stacking jewerly yang lagi hits. (Pinterest)
Sementara itu, gelang berlapis dengan campuran material seperti logam, mutiara, dan manik-manik warna-warni juga mulai jadi favorit karena memberikan kesan playfull sekaligus estetik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara