INDOZONE.ID - Suasana perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) di berbagai tempat digelar meriah. Lomba fashion show anak-anak menjadi satu di antara banyak pilihan.
Lomba fashion show menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus melatih kepercayaan diri anak-anak untuk berani tampil di depan banyak orang. Fashion show anak-anak ini pun jadi bukti belajar cinta Indonesia ternyata bisa dikemas dengan fun, fresh, dan penuh warna.
Warga Kota Depok, tepatnya di Perumahan Le Mirage Hill, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, turut merayakan hari kemerdekaan dengan mengadakan lomba fesyen.
Puluhan anak-anak dengan kostum unik bernuansa kemerdekaan serta busana tradisional membuat perayaan HUT RI di komunitas perumahan jadi terhibur sekaligus kagum.
Bukan cuma soal gaya, fashion show ini juga punya misi untuk mengenalkan budaya Indonesia dan rasa cinta Tanah Air sejak dini.
Anak-anak tampil dengan busana adat dari berbagai daerah mulai dari Sumatera, Jawa, sampai Papua.
Yang juga menarik perhatian, kostum kreasi dengan memanfaatkan bahan bekas atau daur ulang. Selain eye-cathing dan bikin penonton heboh tepuk tangan, kreatifitas daur ulang juga punya semangat go green.
Beragam gaya si kecil lenggak-lenggok menggunakan pakaian Nusantara patut diabadikan. Berikut deretan gaya anak saat ikut fashion show yang menarik dan menggemaskan.
Baca juga: Fashion Show Meriahkan Festival Kemerdekaan Pasar Aceh
Kreasi Kostum Unik, Termasuk Baju Adat Palembang
Kreatifnya orang tua dari anak laki-laki ini, karena membuat kreasi busana Nusantara dari kertas minyak warna-warni. Pasti bikinnya effort dong dan kreativitasnya patut diacungi jempol. Si kecil pakai baju adat Palembang dari penutup kepala sampai sepatunya, uniknya semua terbuat dari kertas minyak. Hasil selucu ini dan layak disontek.
Gak cuma itu, pernah kepikiran gak kamu, mengkreasikan tumpeng jadi baju untuk fashion show dan ditampilkan si kecil dalam mini catwalk.
Selain itu, ada kostum Garuda yang terbuat dari kardus bekas dan kostum lebah dari bahan rafia, serta kostum merah putih menarik lainnya yang gak kalah kreatif.
Baca juga: Sultra Borong “Best Unique Performance” di Jember Fashion Carnaval 2025, Kain Tenun Mendunia
Wastra
Tak jarang ada juga orang tua yang memanfaatkan wastra Nusantara untuk ajang fashion show. Kalau yang ini bajunya lumayan cantik dan cocok untuk anak SD kisaran usia 9 tahun ke atas. Karena suasana kemerdekaan, Moms bisa styling kebaya putih dan wastra tenun warna maroon, ditambah belt agar makin rapi. Lalu agar tampilan si kecil makin cantik, hair do-nya boleh di-curly dan makeup tipis saja.
Ada juga yang pakai batik yang menjadi identitas wastra dari Pulau Jawa, lengkap dengan beskapnya.
Kalau anak laki-laki gampang banget memadupadankan busananya ala Si Pitung Jawara Betawi. Lucunya saat si kecil memakai baju pangsi merah lengkap dengan celana, belt dan peci. Styling-nya juga gak sulit karena sudah banyak one set.
Suasana Lomba Pecah
Tawa penonton pun pecah melihat tingkah polos para peserta fashion show di atas panggung. Ada yang salah tingkah, ada yang malu-malu kucing, ada yang lupa pose, bahkan ada yang malah salim cium tangan penonton dan juri.
Momen-momen lucu justru menambah keceriaan acara dan bikin suasana jadi hangat. Semua anak tampil apa adanya dengan tulus, bikin fashion show ini terasa lebih meriah sekaligus menggemaskan.
Setiap langkah kecil mereka di panggung jadi simbol keberagaman sekaligus cara asik belajar budaya nusantara. Selain seru-seruan, anak-anak diajak untuk bangga dengan identitas bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan