INDOZONE.ID - Sebuah konsep baru di industri kreatif hadir lewat ALIF Raya Market, market exhibition yang menggabungkan art, lifestyle, dan budaya Islam dalam satu ruang kolaboratif.
Acara ini digelar pada 5–8 Maret 2026 di Pasaraya Blok M dan menghadirkan pengalaman yang berbeda dari event market pada umumnya.
Melalui konsep yang lebih segar dan kekinian, ALIF Raya Market mencoba menghadirkan ruang di mana karya seni, gaya hidup modern, dan nilai-nilai Islami bisa bertemu secara natural.
Baca juga: 6 Potret Fashion Selena Gomez di Fitur Close Friendsnya, Kamu Termasuk yang Kebagian Lihat?
Event ini juga menjadi tempat berkumpulnya brand, seniman, hingga komunitas kreatif yang ingin merayakan Ramadan dengan cara yang lebih ekspresif.
Dalam penyelenggaraannya, ALIF Raya Market menghadirkan lebih dari 45 tenant dari berbagai kategori, mulai dari fashion, lifestyle, hingga kuliner.
Beberapa brand yang ikut meramaikan acara ini antara lain Othman, Kanky, Majeed Streetwear, Serumpun, Anchorage Bear, Gori The Label, Juaraga, Hamba, Manta Liberta, Andrew Smith, Larusso, Cosmonauts, 2D, KAUKAU, NRF.Hijab, Soulbi, napocut, BAZIA, Rais Arabian Parfume, L.tru, Dini by Dhini Aminarti, HAWWRA, Weidenmann Urban, Kluk, Prabu, Unerd, Ardiles, Pyopp Fledge, Spokats, Umbre, Niion, I Am U’i, Laux Parfume, The Communal Brew, Terang Trip, Musawarah, Artmomento, Gajah Duduk, ALIF Tickets, Art Section, 5D VR Journey, dan Eka Hospital.
Kehadiran berbagai tenant tersebut membuat ALIF Raya Market menjadi titik temu antara karya kreatif, gaya hidup modern, dan nilai Islami yang dekat dengan karakter generasi masa kini.
Tidak hanya menghadirkan brand lokal, event ini juga menampilkan karya dari sejumlah seniman Indonesia lintas generasi. Beberapa nama yang turut terlibat antara lain A. D. Pirous, Mochtar Apin, Sudjana Kerton, I Made Wianta, dan masih banyak lagi.
Baca juga: Bocoran Tren Fashion Baju Lebaran 2026, Abaya dan Warna Netral Makin Dominan
Selain pameran karya seni, ALIF Raya Market juga menghadirkan sesi talkshow bersama Ustadz Jojo dan Rico Lubis yang akan berbagi wawasan, pengalaman, serta inspirasi seputar kreativitas dan nilai-nilai kehidupan.
Melalui konsep ini, ALIF Raya Market ingin menunjukkan bahwa industri kreatif dan kultur Islami sebenarnya bisa berjalan beriringan dan saling menguatkan dalam membangun ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
Menariknya lagi, pengunjung yang datang ke acara ini juga berkesempatan mendapatkan doorprize umrah. Untuk bisa masuk ke area event, pengunjung hanya perlu membeli tiket seharga Rp30.000 yang bisa dibeli secara online melalui aplikasi Goers maupun langsung di lokasi acara.
Dalam kesempatan tersebut, Triangga selaku Co-Founder Grebe juga menjelaskan alasan di balik lahirnya konsep ALIF Raya Market yang memadukan industri kreatif dengan semangat Ramadan.
“Kami melihat Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk mempertemukan creative industry dengan community movement. Kami juga ingin Alif Raya Market menjadi tempat di mana karya, gaya hidup, dan spirit Islami bisa bertemu secara natural. Alif Raya Market melihat Ramadan sebagai ruang refleksi sekaligus ruang ekspresi, jadi yang dibangun bukan sekadar event musiman, tapi pengalaman yang terasa dekat dengan apa yang sedang dirasakan masyarakat di bulan Ramadan” ujarnya.
Sebagai ruang pertemuan antara kreativitas dan spiritualitas, ALIF Raya Market juga menghadirkan kurasi karya yang tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga memiliki makna reflektif yang lebih dalam.
Menjelaskan konsep tersebut, Sandy Widjaja selaku CEO TheMomentum.id mengatakan bahwa setiap karya yang dipamerkan di acara ini memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai Ramadan.
“Di Alif Raya Market, karya yang dihadirkan berangkat dari nilai-nilai esensial Ramadan: refleksi diri, kesederhanaan, kebersamaan, serta spiritualitas yang intim dan personal. Medium yang ditampilkan beragam, namun semuanya memiliki benang merah pada narasi tentang makna pulang, syukur, dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta serta sesama.
Baca juga: Desainer Nabila Misha Hadirkan Sentuhan Dubai Style dan Shimmer, Bikin Lebaran Modest dan Bersinar
Alih-alih fokus untuk menampilkan simbol-simbol yang literal, para seniman juga diajak untuk menerjemahkan spirit Ramadan secara lebih kontemplatif dan relevan dengan kehidupan masa kini.
Dengan demikian, karya yang hadir tidak hanya merayakan momentum Raya, tetapi juga mengajak pengunjung untuk merasakan kedalaman maknanya,” ujar Sandy.
Selain menikmati pameran dan berbagai tenant, pengunjung juga bisa mendapatkan berbagai promo transaksi selama acara berlangsung.
Bagi pengguna QRIS di aplikasi myBCA, tersedia beberapa promo cashback selama periode 5–8 Maret, antara lain:
- Cashback Rp100 ribu untuk transaksi minimal Rp500 ribu di tenant ritel dan F&B
- Cashback Rp25 ribu untuk transaksi minimal Rp150 ribu di tenant ritel dan F&B
- Cashback Rp20 ribu untuk transaksi minimal Rp100 ribu untuk pembelian tiket 5D VR Journey
Selain itu, tersedia juga promo khusus bagi pengguna QRIS dari BCA Syariah, di antaranya:
- Tiket masuk Rp1 untuk pembayaran menggunakan QRIS BCA Syariah
- Cashback Rp35 ribu untuk setoran awal Rp100 ribu melalui pembukaan rekening online
- Cashback Rp50 ribu untuk transaksi belanja minimal Rp100 ribu di tenant yang berpartisipasi
Baca juga: Modinity Raya Festival 2026: Belanja 72 Jam Nonstop di ICE BSD, Mulai Hanya Rp40 Ribuan
Dengan target utama generasi muda, milenial, hingga Gen Z Muslim, ALIF Raya Market diharapkan bisa menjadi benchmark baru untuk market exhibition bernuansa Islami di Indonesia.
Event ini juga diharapkan dapat membantu mendorong pertumbuhan brand lokal agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari sekadar event Ramadan, ALIF Raya Market ingin menghadirkan pengalaman yang menggabungkan seni, gaya hidup, serta nilai-nilai spiritual dalam satu ruang yang inspiratif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release