Rabu, 18 MARET 2026 • 10:14 WIB

Lebaran Tahun Ini Bukan Lagi Soal Baju Baru, Ternyata Ini yang Paling Dicari Gen Z dan Milenial

Author

Ilustrasi Gen Z dan Milenial sedang memilih baju untuk lebaran. (AI Generated)

INDOZONE.ID - Sebuah riset terbaru mengungkapkan pergeseran makna baju Lebaran di kalangan Gen Z dan Milenial pada tahun 2026. Alih-alih mewajibkan baju baru, mayoritas responden kini lebih mengutamakan kelayakan pakaian dan kondisi finansial.

Tercatat hanya sekitar 29% responden yang masih mengidentikkan Idulfitri dengan keharusan membeli baju baru, sementara sisanya lebih memilih tampil apa adanya selama pakaian tersebut masih layak dan anggaran mencukupi.

Tren tahun ini justru berfokus pada aspek keserasian atau pakaian sarimbit. Tujuh dari sepuluh keluarga di Indonesia berencana mengenakan busana yang seragam demi memperkuat simbol kebersamaan dan estetika saat sesi foto keluarga.

Baca juga: Menaker Ajak Gen Z dan Milenial Perkuat Daya Saing Lewat Konsep “Triple Readiness”

Terkait anggaran, sebagian besar responden mematok dana sekitar Rp500.000, meski kelompok Milenial cenderung memiliki alokasi budget lebih tinggi hingga di atas Rp1.000.000 dibandingkan kelompok Gen Z.

Dalam hal gaya, masyarakat kini beralih ke konsep minimalis dan fungsional. Pakaian dengan potongan sederhana dan warna-warna netral menjadi primadona karena dianggap lebih praktis untuk digunakan kembali dalam aktivitas sehari-hari setelah lebaran usai.

Media sosial tetap menjadi kiblat utama dengan 82% responden mencari inspirasi gaya melalui platform digital dan live streaming.

Research Director Populix, Susan Adi Putra mengatakan bahwa fenomena ini mencerminkan cara baru konsumen dalam berinteraksi dengan merek fesyen.

Baca juga: Siapa yang Disebut Generasi Milenial? Ini Tahun Lahir dan Karakteristiknya

“Strategi pemasaran saat ini harus lebih relevan dengan nilai-nilai fungsionalitas dan tren digital yang berkembang pesat di kalangan anak muda,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Rabu (18/3/2026).

Lanjut dia, perbedaan selera warna juga terlihat cukup kontras antara gender. Kelompok perempuan lebih meminati warna-warna earth tone dan pastel, sedangkan laki-laki tetap konsisten memilih warna putih, hitam, atau warna gelap yang netral.

“Tren ini menunjukkan masyarakat semakin bijak dalam berbelanja dengan mempertimbangkan nilai guna jangka panjang dari pakaian yang mereka beli,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release, Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU