Sabtu, 25 JULI 2026 • 20:30 WIB

Mahasiswi ITB Sulap Crochet Jadi Koleksi Fashion Unik, Gunakan Lebih dari 100 Plushie

Author

Mahasiswa ITB sulap crochet jadi fashion unik (Instagram/kiiko.kz)

INDOZONE.ID - Teknik merajut dengan kait atau crochet selama ini identik sebagai pelengkap dalam dunia fashion.

Biasanya, crochet hanya digunakan sebagai detail pada tas, topi, atau aksen pakaian. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Kairana Zakira atau @kiiko.kz, mahasiswi Jurusan Kriya Institut Teknologi Bandung (ITB).

Lewat tugas akhirnya, Kiko menjadikan crochet sebagai elemen utama dalam sebuah koleksi fashion yang unik dan penuh karakter.

Baca juga: Cup Holder Rajut, Tren Baru Ngopi Stylish Sekaligus Kurangi Sampah Plastik

Memadukan Crochet dengan Gaya Decora

Dalam koleksi ini, Kiko menggabungkan teknik crochet dengan decora, subkultur fashion asal Jepang yang dikenal dengan tampilan penuh warna, aksesori bertumpuk, dan gaya yang ekspresif.

Menurut Kiko, karakter decora sangat cocok dipadukan dengan crochet karena mampu menonjolkan berbagai tekstur dan bentuk hasil rajutan. Perpaduan keduanya menghasilkan koleksi yang terlihat ceria, playful, dan menarik perhatian.

Namun, di balik tampilannya yang penuh warna, koleksi ini juga memiliki pesan yang lebih dalam.

Kiko mengangkat konsep visual gurokawa untuk menggambarkan tema reality escape, yaitu kondisi ketika seseorang memilih mengambil jeda sejenak dari realitas sebagai cara menghadapi tekanan hidup atau memberikan ruang bagi diri sendiri untuk beristirahat.

Melalui konsep tersebut, ia ingin menunjukkan bahwa fashion bukan hanya soal penampilan, tetapi juga bisa menjadi media untuk menyampaikan cerita dan emosi.

Dibuat Lewat Ratusan Eksplorasi

Di balik hasil akhirnya yang memukau, proses pembuatan koleksi ini ternyata tidak mudah.

Kiko menghabiskan waktu untuk mencoba berbagai jenis benang, mengembangkan pola, serta mengeksplorasi bentuk dan struktur crochet. Selama proses tersebut, ia menghasilkan lebih dari 120 eksplorasi sebelum menemukan hasil yang sesuai dengan konsep yang diinginkan.

Tantangan terbesar datang menjelang sidang tugas akhir. Dua minggu sebelum presentasi, sekitar 50 plushie yang akan digunakan dalam koleksi masih belum selesai dibuat.

Meski dikejar waktu, Kiko berhasil menyelesaikan seluruh proses tepat waktu. Bahkan, jumlah plushie yang akhirnya menghiasi koleksinya mencapai lebih dari 100 buah, sehingga semakin memperkuat karakter unik dari setiap busana yang ditampilkan.

View this post on Instagram

A post shared by Kiko (@kiiko.kz)

Baca juga: 8 OOTD Cardigan Rajut Panjang dan Crop untuk Pengguna Hijab

Crochet Bukan Sekadar Pelengkap

Lewat karya ini, Kiko ingin membuktikan bahwa crochet memiliki potensi yang jauh lebih luas dalam dunia fashion.

Menurutnya, teknik merajut tidak harus selalu menjadi detail tambahan pada sebuah busana. Crochet juga bisa menjadi elemen utama yang membentuk identitas sebuah koleksi sekaligus menjadi media untuk menyampaikan ide, cerita, dan pesan kepada penikmat fashion.

Karya tugas akhir ini menjadi contoh bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Dengan menggabungkan teknik tradisional dan konsep yang segar, Kiko berhasil menghadirkan koleksi fashion yang tidak hanya unik secara visual, tetapi juga memiliki makna di balik setiap detailnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/kiiko.kz

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU