Ilustrasi Vitamin C, yang ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap penderita asam urat. (Freepik)
INDOZONE.ID – Vitamin C selama ini dikenal punya berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Sejumlah penelitian sebelumnya juga menunjukkan, vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko seseorang terkena gout.
Namun, temuan terbaru menunjukkan manfaat tersebut belum tentu berlaku bagi orang yang sudah menderita penyakit gout.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Arthritis and Rheumatism menemukan, suplementasi vitamin C tidak mampu menurunkan kadar asam urat secara signifikan, pada pasien dengan gout yang telah terdiagnosis.
Baca juga: Perhatian! Peneliti Temukan Buah Ceri Mampu Turunkan Asam Urat
Dikutip dari Medical Daily, gout atau asam urat merupakan salah satu bentuk radang sendi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah.
Kondisi tersebut menyebabkan terbentuknya kristal asam urat yang menumpuk di persendian, pembuluh kapiler, maupun jaringan tubuh lainnya.
Akumulasi kristal ini dapat memicu nyeri hebat, pembengkakan, kemerahan, hingga keterbatasan gerak pada sendi.
Jempol kaki menjadi lokasi yang paling sering terkena, meski lutut, pergelangan kaki, siku, dan sendi lainnya juga dapat mengalami kondisi serupa.
Ilustrasi orang penderita asam urat. (Freepik)
Dalam penelitian ini, para peneliti merekrut 40 pasien gout yang memiliki kadar asam urat tinggi. Peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama terdiri dari 20 pasien yang telah menjalani terapi standar menggunakan allopurinol, yaitu obat penurun kadar asam urat.
Sebagian dari kelompok ini diberikan tambahan 500 miligram vitamin C setiap hari. Sementara peserta lainnya, mendapatkan peningkatan dosis allopurinol.
Sementara itu, 20 peserta lain yang belum mengonsumsi allopurinol dibagi menjadi dua kelompok. Mereka yang mulai menjalani terapi allopurinol, dan satu lagi kelompok yang hanya mengonsumsi 500 miligram vitamin C setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily