Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 19 JULI 2026 • 15:15 WIB

Tidak Disangka, Rutin Nonton Bioskop dan ke Museum Ternyata Bisa Memperlambat Penuaan

Tidak Disangka, Rutin Nonton Bioskop dan ke Museum Ternyata Bisa Memperlambat PenuaanIlustrasi orang nonton di bioskop yang dinilai dapat memperlambat penuaan. (Freepik)

INDOZONE.ID – Menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, tidak merokok, membatasi konsumsi alkohol, serta mengelola stres, selama ini diketahui dapat membantu memperlambat proses penuaan tubuh. 

Kini, sebuah penelitian terbaru menunjukkan, mengikuti aktivitas budaya, seperti menonton film di bioskop, mengunjungi museum, galeri seni, teater, konser, atau opera, juga berpotensi membantu menjaga tubuh tetap 'lebih muda' secara fisiologis. 

Temuan tersebut dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health. Hasilnya, orang dewasa yang lebih sering mengikuti kegiatan budaya, cenderung punya usia fisiologis yang lebih muda, dibandingkan mereka yang jarang melakukannya. 

Baca juga: Kabar Baik! Menari, Membaca, hingga Main Gim Bisa Bantu Perlambat Penuaan Otak

Apa Itu Usia Fisiologis? 

Dikutip dari Medical News Today, usia fisiologis adalah gambaran kondisi biologis tubuh berdasarkan fungsi organ, jaringan, dan sel, bukan berdasarkan tanggal lahir. 

Seseorang yang berusia 65 tahun secara kronologis, misalnya, bisa saja memiliki usia fisiologis yang lebih muda atau lebih tua tergantung kondisi kesehatannya. 

Penelitian sebelumnya menunjukkan, pilihan gaya hidup, seperti pola makan sehat, aktivitas fisik yang cukup, menjaga kesehatan mental, hingga tetap aktif secara sosial dan intelektual, dapat memengaruhi kecepatan proses penuaan tubuh. 

Tidak Disangka, Rutin Nonton Bioskop dan ke Museum Ternyata Bisa Memperlambat PenuaanIlustrasi orang jalan-jalan ke museum agar bisa memperlambat penuaan. (Freepik)

Studi Libatkan Hampir 1.900 Lansia 

Dalam penelitian ini, para ilmuwan menganalisis data kesehatan hampir 1.900 orang berusia 50 tahun ke atas, yang berpartisipasi dalam English Longitudinal Study of Ageing, sebuah studi jangka panjang yang melibatkan warga Inggris. 

Para peserta diminta mengisi kuesioner mengenai seberapa sering mereka mengikuti berbagai kegiatan budaya, seperti: 

  • Menonton film di bioskop.
  • Mengunjungi museum atau galeri seni.
  • Menonton pertunjukan teater.
  • Menghadiri konser.
  • Menonton opera.  

Selain itu, peneliti juga mengukur 10 indikator kesehatan fisiologis, antara lain: 

  • Tekanan nadi.
  • Tekanan darah diastolik.
  • Kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
  • Indeks massa tubuh (IMT).
  • Kecepatan berjalan.  

Menurut penulis utama penelitian, Dr. Yusuke Matsuyama, profesor madya di Department of Dental Public Health, Institute of Science Tokyo, Jepang, proses penuaan dipengaruhi oleh banyak faktor. 

Sehingga, diperlukan berbagai pendekatan untuk mendukung penuaan yang sehat. 

Ia menjelaskan, keterlibatan dalam aktivitas budaya, menarik untuk diteliti karena merupakan faktor yang dapat diubah, dan sebelumnya telah dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan, serta berbagai manfaat kesehatan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical News Today

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tidak Disangka, Rutin Nonton Bioskop dan ke Museum Ternyata Bisa Memperlambat Penuaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!