Ilustrasi Waktu Terbaik Sunat Anak Laki-laki. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Bagi para orang tua, khususnya yang memiliki anak laki-laki, topik sunat sering jadi momen penting. Mulai dari soal kesiapan anak hingga waktu yang pas untuk dilakukan.
Nah, agar nggak bingung dan bisa ambil keputusan dengan lebih yakin, penting untuk tahu penjelasan medis tentang waktu terbaik sunat anak laki-laki.
Baca juga: Pecinta Teh dan Kopi Wajib Tahu! Ini Dampak Kafein yang Bisa Bikin Asam Lambung Kambuh
Sunat atau sirkumsisi merupakan kewajiban bagi laki-laki dalam agama Islam. Dari sisi kesehatan, prosedur ini juga memiliki lebih banyak manfaat dibanding risikonya.
World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sunat dapat mengurangi risiko infeksi HIV hingga 60 persen.
Sunat sendiri adalah prosedur pemotongan kulit luar yang menutupi kepala penis. Jika tidak dilakukan, area di bawah kulup bisa menjadi lembap karena uap air terjebak.
Kondisi ini berpotensi menjadi tempat berkembangnya patogen penyebab penyakit. Selain itu, kulup yang tidak disunat juga bisa sulit ditarik atau bahkan melekat, yang dapat memicu luka dan meningkatkan risiko infeksi.
Pertanyaan yang sering muncul adalah soal waktu terbaik untuk melakukan sunat pada anak laki-laki. Banyak orang tua memilih usia 5–12 tahun, biasanya disesuaikan dengan kesiapan anak.
Namun, ada juga yang memilih melakukan sunat sejak bayi, bahkan sebelum usia 6 bulan. Alasannya, bayi dianggap belum mengingat rasa nyeri saat sudah besar.
Baca juga: Anyang-anyangan Saat Buang Air Kecil? Simak Cara Mengatasinya
Secara medis, sunat pada bayi usia kurang dari 6 bulan dinilai memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya:
Meski begitu, kondisi bayi tetap harus dalam keadaan sehat dan stabil. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah atau bedah anak sebelum melakukan prosedur ini.
Lebih cepat sembuh, perawatan lebih praktis, dan risiko komplikasi relatif lebih kecil.
Bisa menyesuaikan kesiapan mental anak, tapi proses penyembuhan biasanya lebih lama dibanding bayi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rsiabinamedika.com