Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 02 MEI 2026 • 14:45 WIB

Kapan Waktu Terbaik Sunat Anak Laki-laki? Ini Penjelasannya

Kapan Waktu Terbaik Sunat Anak Laki-laki? Ini PenjelasannyaIlustrasi Waktu Terbaik Sunat Anak Laki-laki. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Bagi para orang tua, khususnya yang memiliki anak laki-laki, topik sunat sering jadi momen penting. Mulai dari soal kesiapan anak hingga waktu yang pas untuk dilakukan.

Nah, agar nggak bingung dan bisa ambil keputusan dengan lebih yakin, penting untuk tahu penjelasan medis tentang waktu terbaik sunat anak laki-laki.

Baca juga: Pecinta Teh dan Kopi Wajib Tahu! Ini Dampak Kafein yang Bisa Bikin Asam Lambung Kambuh

Apa Itu Sunat?

Sunat atau sirkumsisi merupakan kewajiban bagi laki-laki dalam agama Islam. Dari sisi kesehatan, prosedur ini juga memiliki lebih banyak manfaat dibanding risikonya.

World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sunat dapat mengurangi risiko infeksi HIV hingga 60 persen.

Sunat sendiri adalah prosedur pemotongan kulit luar yang menutupi kepala penis. Jika tidak dilakukan, area di bawah kulup bisa menjadi lembap karena uap air terjebak.

Kondisi ini berpotensi menjadi tempat berkembangnya patogen penyebab penyakit. Selain itu, kulup yang tidak disunat juga bisa sulit ditarik atau bahkan melekat, yang dapat memicu luka dan meningkatkan risiko infeksi.

Kapan Waktu Terbaik Sunat?

Pertanyaan yang sering muncul adalah soal waktu terbaik untuk melakukan sunat pada anak laki-laki. Banyak orang tua memilih usia 5–12 tahun, biasanya disesuaikan dengan kesiapan anak.

Namun, ada juga yang memilih melakukan sunat sejak bayi, bahkan sebelum usia 6 bulan. Alasannya, bayi dianggap belum mengingat rasa nyeri saat sudah besar.

Baca juga: Anyang-anyangan Saat Buang Air Kecil? Simak Cara Mengatasinya

Keunggulan Sunat Anak Laki-Laki saat Bayi

Secara medis, sunat pada bayi usia kurang dari 6 bulan dinilai memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya:

  • Perawatan setelah tindakan lebih mudah
  • Proses penyembuhan cenderung lebih cepat
  • Luka yang dihasilkan relatif lebih kecil

Meski begitu, kondisi bayi tetap harus dalam keadaan sehat dan stabil. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah atau bedah anak sebelum melakukan prosedur ini.

Perbedaan Waktu Sunat Berdasarkan Usia

1. Sunat saat Bayi (<6 bulan)

Lebih cepat sembuh, perawatan lebih praktis, dan risiko komplikasi relatif lebih kecil.

2. Sunat Usia Anak 5–12 tahun)

Bisa menyesuaikan kesiapan mental anak, tapi proses penyembuhan biasanya lebih lama dibanding bayi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rsiabinamedika.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kapan Waktu Terbaik Sunat Anak Laki-laki? Ini Penjelasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!