Ilustrasi Buta Warna. (Freepik)
INDOZONE.ID - Buta warna adalah kondisi yang membuat seseorang kesulitan membedakan warna tertentu.
Meski umumnya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari secara signifikan, buta warna bisa menjadi tantangan dalam situasi tertentu, seperti saat memilih pakaian, membaca peta berwarna, atau mengenali sinyal dan tanda yang mengandalkan warna.
Baca juga: Kenapa Tiba-tiba Deg-degan Tanpa Sebab? Ini Penjelasan Medisnya
Buta warna terjadi ketika sel kerucut di mata tidak berfungsi dengan baik atau mengalami kerusakan. Sel kerucut merupakan bagian mata yang bertugas menangkap dan mengenali warna.
Sel ini sensitif terhadap tiga warna dasar, yaitu merah, hijau, dan biru. Jika salah satu atau beberapa sel kerucut tidak bekerja sebagaimana mestinya, kemampuan mata untuk membedakan warna pun akan terganggu.
Berdasarkan tingkat keparahannya, buta warna dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Pada kondisi ini, penderita masih bisa melihat warna dengan cukup baik saat pencahayaan terang. Namun, mereka biasanya mulai kesulitan membedakan warna ketika berada di tempat yang redup.
Penderita tidak dapat membedakan warna tertentu meskipun berada di tempat dengan pencahayaan yang baik.
Baca juga: Tren Kecantikan Bergeser, Masyarakat Kini Cari Solusi Kesehatan yang Lebih Menyeluruh
Penderita melihat sebagian besar objek dalam nuansa abu-abu sehingga hampir tidak bisa mengenali warna dan jenis ini tergolong jarang terjadi.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami buta warna, antara lain:
Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan buta warna bawaan atau yang disebabkan faktor keturunan.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka Campur Lemon untuk Kesehatan Tubuh
Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar penderita tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter