Senin, 04 MEI 2026 • 18:26 WIB

Apa Perbedaan Influenza dengan Pilek Biasa? Ini Penjelasannya dan Cara Mencegahnya!

Author

Apa Perbedaan Influenza dengan Pilek Biasa (Indozone/zahrautamiputri)

INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, influenza masih sering dianggap sama dengan pilek biasa. 

Padahal, keduanya memiliki risiko yang berbeda dan tidak bisa disamaratakan begitu saja.

Apalagi mengenai influenza, penyakit ini merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang mudah menular dan bisa berdampak serius, terutama pada kelompok rentan.

Bahkan, WHO memperkirakan influenza menyebabkan sekitar 290.000 hingga 650.000 kematian setiap tahunnya di seluruh dunia. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan influenza dan pilek biasa, mulai dari penyebab hingga cara mencegahnya.

Nah, bagi kamu yang masih penasaran, berikut informasi lengkap yang perlu diketahui:

Perbedaan Influenza dan Flu Biasa

Banyak orang masih menganggap influenza dan flu biasa sebagai penyakit yang sama.

Padahal, keduanya punya tingkat keparahan yang berbeda.

Perlu kamu ketahui flu, biasanya merujuk pada common cold atau selesma, yaitu kondisi yang sering dialami sehari-hari seperti pilek, bersin, atau tenggorokan terasa tidak nyaman.

Sementara itu, influenza cenderung lebih berat dan bisa membuat tubuh benar-benar drop.

Pada flu biasa atau selesma, gejalanya lebih ringan, seperti pilek, bersin-bersin, tenggorokan sakit, dan batuk ringan.

Baca juga: Waspada Superflu H3N2, Varian Influenza yang Menular Cepat dan Perlu Diantisipasi

Kondisi ini umumnya masih memungkinkan seseorang beraktivitas, meski tetap terasa tidak nyaman.

Berbeda dengan itu, influenza yang sering datang tiba-tiba dengan gejala yang lebih intens.

"Kalau influenza gejalanya sering datang tiba tiba misalnya demam bisa langsung tinggi dan berlangsung sekitar 3-4 hari. Selain itu, penderita influenza juga dapat mengalami sakit kepala berat, nyeri badan, pegal-pegal, tubuh lemas, hingga harus banyak beristirahat di tempat tidur selama beberapa hari dan aktivitas terganggu," ujar Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, selaku Ketua PERALMUNI dalam konfersi pers Perlindungan Tanpa Batas: Pentingnya Vaksin Influenza bagi Dewasa dan Lansia di Jakarta Pusat (04/05/26)

Perbedaan lainnya yang perlu diperhatikan adalah risiko komplikasinya.

Flu biasa biasanya lebih sering menimbulkan gangguan ringan seperti sinus atau infeksi telinga.

Namun, influenza bisa berkembang lebih serius, bahkan berisiko menyebabkan pneumonia dan komplikasi berat lainnya, terutama pada kelompok rentan.

Jadi, kalau gejala yang muncul hanya pilek, bersin, dan tenggorokan tidak nyaman, kemungkinan besar itu flu biasa atau selesma.

Namun, kalau datangnya mendadak, disertai demam tinggi, sakit kepala berat, badan nyeri, dan tubuh terasa sangat lemah, jangan dianggap sepele karena bisa jadi itu influenza.

Penyebab Influenza 

Influenza disebabkan oleh infeksi virus influenza yang menyerang saluran pernapasan. 

Kondisi ini bisa terjadi ketika virus influenza masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan, terutama lewat percikan droplet dari orang yang sedang terinfeksi.

Jadi saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara, virus dapat menyebar ke udara lalu terhirup oleh orang lain.

Setelah masuk ke hidung, tenggorokan, atau paru-paru, virus mulai menginfeksi jaringan dan berkembang biak.

Respons tubuh dalam melawan infeksi inilah yang kemudian memicu gejala seperti demam tinggi, batuk, nyeri badan, sakit kepala, hingga rasa lemas yang cukup berat.

Lebih dari itu ada dua jenis virus influenza yang paling sering menyerang manusia, yaitu Influenza Virus tipe A dan Influenza Virus tipe B. 

Kedua jenis inilah yang sama-sama bahaya hingga dapat mengenai seluruh kelompok usia.

Angka serangan tahunannya diperkirakan mencapai 5-10 persen pada orang dewasa dan 20-30 persen pada anak-anak.

Artinya, penyakit ini sangat mudah tertular sehingga pencegahan sejak dini sangat dibutuhkan. 

Cara Mencegah Influenza agar Tidak Mudah Menular

Pencegahan influenza sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan sehari-hari.

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menerapkan etika batuk dan bersin, menjauhi kerumunan, hingga membatasi mobilitas saat sedang sakit.

Baca juga: Banyak Anak Kena Influenza yang Bikin Orangtua Was-was, Ketahui Fakta Penting Ini

Langkah ini penting karena influenza termasuk penyakit yang mudah menular, terutama lewat percikan droplet ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara.

Namun, perlindungan utama tetap perlu diperkuat lewat vaksinasi influenza tahunan

“Vaksinasi influenza tahunan tetap menjadi tindakan pencegahan utama untuk mengurangi kasus kematian dan rawat inap yang disebabkan virus influenza makannya vaksin ini sangat penting dilakukan untuk anak-anak maupun orang dewasa," kata DR. dr. Sukamto, Sp.PD-KAI, selaku Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI

Itulah infomarsi mengenai influenza yang wajib kamu ketahui. Sekarang sudah paham kan betapa pentingnya vaksin influenza ini,  Yuk vaskin influenza sekarang!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU