Selasa, 23 JUNI 2026 • 12:35 WIB

Jamur Kucing Mematikan Berpotensi Jadi Wabah Global, Bisa Menular ke Manusia

Author

Ilustrasi kucing yang terjangkit jamur Sporothrix brasiliensis. (freepij)

INDOZONE.ID - Wabah penyakit akibat jamur Sporothrix brasiliensis yang menyerang kucing terancam menjadi masalah global. Yang membuatnya mengkhawatirkan, penyakit ini bisa menular ke manusia. 

Hal itu diungkapkan ahli mikologi medis, Shawn Lockhart, dalam pertemuan ASM Microbe awal Juni lalu. 

Jamur tersebut membunuh ribuan kucing di Amerika Selatan. Berdasarkan catatan, 11.000 orang dan setidaknya 200 anjing ikut terjangkiti sejak kemunculannya di Brasil pada tahun 1990-an.

Jamur Sporothrix menyebabkan luka bernanah. Infeksi ini bisa berakibat fatal, dan belum ditemukan obatnya. 

Baca juga: 10 Jus Sehat Tanpa Gula dan Rendah Kalori untuk Diet Alami

Jamur menular dalam bentuk ragi lewat cakaran atau gigitan kucing. Kucing yang terinfeksi akan mengalami borok kulit hingga pembengkakan kelenjar getah bening. 

Tanpa obat antijamur penyakit ini dapat berkembang menjadi penyakit pernapasan dan menyebar ke seluruh tubuh. 

"Tingkat kematiannya 100 persen, dan bahkan dengan pengobatan pun, tingkat kematiannya tergolong cukup tinggi," ujar Lockhart. 

Pada manusia, penyakit ini menyebabkan luka borok kulit yang menyakitkan. Jika tidak diobati, penyakit ini juga bisa menjadi parah dan dapat membunuh mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Baca juga: Catat Moms! 11 Isi Tas Melahirkan yang Penting Dibawa ke Rumah Sakit

Masalahnya, ahli belum bisa mengurai pola penularannya. Gejala penyakit ini acap kali tidak tidak langsung muncul. 

Pada tahun 2022, dua orang anggota keluarga yang pindah dari Brasil ke Inggris baru mengalami penyakit ini tiga tahun setelah kepindahan mereka.

Dari hasil penelusuran salah satu dari dua kucing keluarga tersebut ternyata telah terinfeksi Sporothrix brasiliensis. Seorang dokter hewan yang mengobati kucing itu juga ikut tertular.

Di Amerika Serikat sendiri, belum ditemukan kasus akibat infeksi jamur ini. Namun, muncul kekhawatiran potensi penyebarannya di wilayah dengan populasi kucing yang padat.

Baca juga: 10 Jus Sehat untuk Melancarkan BAB Secara Alami dan Efektif

"Ini hanya masalah waktu," kata Lockhart, ia melanjutkan, "Kami sedang bersiap menunggu."

Jamur Sporothrix telah menyebar ke kucing, anjing, dan manusia di Paraguay, Cile, Argentina. Kasus terbaru yang tercatat terjadi di Uruguay.

Populasi kucing yang besar di kota besar, seperti Istanbul dan Bangkok, menjadi alasan kecemasan Lockhart. Di sana, kucing berkeliaran bebas di mana-mana. 

"Hanya butuh satu pelancong [dari Amerika Selatan] yang membawa kucing mereka, dan penyakit ini bisa muncul di mana saja," kata Lockhart dalam presentasinya.

Jamur Sporothrix punya karakter unik yang membuatnya bisa bertahan di lingkungan baru. 

Baca juga: Bekerja di Ruangan Ber-AC Sepanjang Hari Bisa Bikin Tubuh Pegal dan Nyeri Sendi? Ini Kata Ahli.

"Ia menjadi kapang di tempat dingin dan menjadi ragi di dalam tubuh makhluk hidup," kata Lockhart. 

Sebagian besar infeksi jamur terjadi ketika orang menghirup spora. Namun, Sporothrix brasiliensis dapat menyebar langsung dalam bentuk ragi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sciencenews.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU