Ilustrasi Hari Kesaktian Pancasila. (photo/istock/benito_anu)
INDOZONE.ID - Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Di tahun 2025 ini, peringatannya mengusung tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya".
Nah, banyak orang kadang masih bingung, Hari Kesaktian Pancasila ini apa sih? Sama nggak dengan Hari Lahir Pancasila yang jatuh tiap 1 Juni? Yuk, kita bahas pelan-pelan biar lebih paham.
Baca juga: Napak Tilas G30S, Ini 5 Spot Paling Menarik di Museum Kesaktian Pancasila
Hari ini tidak bisa dilepaskan dari tragedi G30S/PKI, yaitu percobaan kudeta pada 30 September 1965 yang dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia.
Tujuannya saat itu adalah mengganti Pancasila dengan ideologi komunis.
Tragedi ini menewaskan enam jenderal dan satu perwira TNI AD yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Revolusi:
Mereka diculik, dibunuh, lalu jasadnya ditemukan di Lubang Buaya, Jakarta. Selain itu, ada juga korban lain seperti AIP II K.S. Tubun, Letkol Sugiyono, hingga Ade Irma Suryani, putri Jenderal A.H. Nasution.
Meski sempat mengguncang, upaya kudeta ini akhirnya gagal setelah Pangkostrad saat itu, Soeharto, mengambil alih komando militer dan menumpas gerakan tersebut.
Kenapa disebut "Kesaktian”? Karena meski diguncang percobaan kudeta, Pancasila terbukti tetap teguh dan tidak tergoyahkan sebagai dasar negara Indonesia.
Setiap 1 Oktober, kita diingatkan bahwa:
Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Hari Kesaktian Pancasila Dalam Bahasa Inggris yang Bisa Kamu Pakai
Meski namanya mirip, keduanya punya makna berbeda.
Hari Lahir Pancasila (1 Juni): menandai lahirnya gagasan Pancasila dari pidato Presiden Soekarno di sidang BPUPKI pada 1945. Peringatan ini resmi ditetapkan lewat Keppres No. 24 Tahun 2016.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara