Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 JULI 2026 • 16:00 WIB

Apakah Kucing Boleh Makan Keju? Ini Penjelasan dan Risikonya

Apakah Kucing Boleh Makan Keju? Ini Penjelasan dan RisikonyaApakah Kucing Boleh Makan Keju? Ini Penjelasan dan Risikonya (Freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang mengira keju bisa menjadi camilan yang aman untuk kucing. Apalagi, beberapa kucing tampak tertarik saat mencium aroma keju atau mencoba memakannya ketika pemilik sedang makan.

Sebenarnya, kucing boleh makan keju, tetapi hanya dalam jumlah sedikit dan tidak boleh terlalu sering. Hal ini karena tidak semua kucing bisa mencerna produk olahan susu dengan baik.

Lalu, apakah kucing boleh makan keju? Yuk, simak manfaat, risiko, dan cara aman memberikan keju kepada kucing agar kesehatannya tetap terjaga.

Apakah Kucing Boleh Makan Keju?

Jawabannya, boleh, tetapi hanya sesekali dan dalam jumlah yang sangat sedikit. Keju bukan makanan yang dibutuhkan kucing karena kebutuhan nutrisi utamanya berasal dari protein hewani.

Selain itu, banyak kucing mengalami intoleransi laktosa setelah dewasa. Artinya, tubuh mereka kesulitan mencerna gula alami dalam susu sehingga mengonsumsi keju dapat memicu gangguan pencernaan pada sebagian kucing.

Kandungan Nutrisi Keju

Keju mengandung beberapa nutrisi yang bermanfaat, di antaranya:

  • Protein
  • Kalsium
  • Lemak
  • Fosfor
  • Vitamin A
  • Vitamin B12

Meski begitu, kandungan lemak dan garam pada keju juga cukup tinggi. Karena itu, keju tidak disarankan menjadi makanan rutin untuk kucing.

Baca juga: Cara Kucing Cepat Gemuk, Mulai dari Makanan hingga Perawatan Rutin

Risiko Kucing Makan Keju

Jika diberikan terlalu banyak atau terlalu sering, keju bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan berikut.

1. Intoleransi Laktosa

Sebagian besar kucing dewasa mengalami intoleransi laktosa karena produksi enzim laktase dalam tubuhnya berkurang seiring bertambahnya usia. Akibatnya, laktosa yang terkandung dalam keju sulit dicerna dan dapat menyebabkan diare, muntah, atau sakit perut.

2. Kadar Lemak dan Garam yang Tinggi

Keju mengandung lemak dan garam yang cukup tinggi. Jika diberikan terlalu sering, kandungan lemaknya dapat meningkatkan risiko obesitas dan pankreatitis, sedangkan garam berlebih dapat membebani kerja ginjal. 

3. Risiko Alergi

Selain intoleransi laktosa, beberapa kucing juga dapat mengalami alergi terhadap protein susu yang terdapat dalam keju. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal, kulit kemerahan, bulu rontok berlebihan, hingga gangguan pencernaan seperti muntah atau diare.

4. Obesitas

Keju mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi. Jika sering diberikan sebagai camilan, berat badan kucing bisa meningkat dan berisiko mengalami obesitas.

Cara Aman Memberikan Keju pada Kucing

Apakah Kucing Boleh Makan Keju? Ini Penjelasan dan Risikonyailustrasi Kucing (CareCredit)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Purina.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apakah Kucing Boleh Makan Keju? Ini Penjelasan dan Risikonya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!