Ilustrasi rumah minimalis sederhana
INDOZONE.ID - Buat Kamu generasi muda Gen Z kadang pertanyaan ini muncul di kepala “Lebih oke ngontrak (sewa), atau ambil KPR (kredit pemilikan rumah) dan mulai cicil rumah sendiri?”
Kedua opsi itu punya kelebihan dan risikonya masing-masing. Yuk, kita hitung bersama plus minusnya supaya Kamu bisa pilih yang paling cocok sesuai kondisi Kamu saat ini.
Menurut sumber internasional, membeli rumah alias punya rumah sendiri sering dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan. Beberapa keuntungan utamanya:
Baca juga: 111 Caption Bahasa Inggris tentang Belanja Bulanan, Lucu!
Kalau Kamu bisa commit jangka panjang, misalnya Kamu berencana settle down, kerja stabil, atau ingin punya “home base” maka KPR/rumah sendiri bisa jadi pilihan yang masuk akal.
Sewa atau ngontrak tetap populer, terutama di kalangan muda. Dan memang, ada sisi logis kalau Kamu belum siap secara finansial, mobilitas tinggi, atau belum yakin tinggal di satu tempat lama-lama. Keuntungan ngontrak menurut referensi internasional:
Intinya, kalau Kamu belum mapan finansial, belum punya tabungan cukup, atau belum yakin bakal stay di suatu wilayah lama, ngontrak jadi opsi realistis dan rasional.
Baca juga: 111 Caption Bahasa Inggris tentang Belajar, Bikin Semangat!
Gak ada jawaban paling benar yang berlaku buat semua orang. Keputusan beli atau sewa rumah tergantung tujuan hidup, kondisi keuangan, dan gaya hidup masing-masing. Berikut pertimbangan realistis:
Beberapa ahli properti menyarankan, kalau Kamu belum siap secara finansial maupun mental, sewa dulu bisa jadi batu loncatan sambil kumpulin dana. Tapi kalau sudah punya perencanaan jangka panjang soal karir, keluarga, dan stabilitas, membeli rumah bisa jadi investasi cerdas
Meski banyak keuntungan, KPR atau punya rumah sendiri juga punya sisi negatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber